Suara.com - Pendaftaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi untuk tahun 2026/1447 hijriah sudah resmi dibuka. Tugas utama PPIH nantinya adalah mendampingi dan melayani jemaah haji Indonesia, mulai dari ketika masih di Tanah Air hingga sampai Arab Saudi.
Seleksi PPIH akan dilakukan secara transparan dan akuntabel demi mendapatkan petugas haji yang profesional, kompeten, dan berintegritas. Jika tertarik, pastikan Anda tidak melewatkannya karena pendaftaran ini hanya berlangsung selama satu minggu.
Link pendaftaran petugas haji 2026
Pendaftaran petugas haji dibuka pada tanggal 22–28 November 2025 melalui laman resmi berikut:
Tahapan pendaftaran petugas haji 2026
Pada tingkat kabupaten/kota, berikut adalah rangkaian seleksi petugas haji 2026.
- Pengumuman PPIH: 20 November 2025
- Masa pendaftaran: 22–28 November 2025
- Batas unggah dokumen peserta: 28 November 2025 pukul 23.59 WIB
- Batas verifikasi dokumen oleh operator Siskohat Kemenag kabupaten/kota: 2 Desember 2025 pukul 23.59 WIB
- CAT Tahap 1: 4 Desember 2025 pukul 09.00 WIB
- Pengumuman hasil seleksi Tahap 1: 5 Desember 2025 pukul 16.00 WIB
Seleksi Tingkat Provinsi (Tahap 2
- Batas verifikasi dokumen oleh operator Siskohat Kanwil Kemenag Provinsi: 8 Desember 2025 pukul 23.59 WIB
- CAT dan wawancara Tahap 2: 11 Desember 2025 pukul 09.00 WIB
- Pengumuman hasil seleksi Tahap 2: 12 Desember 2025 pukul 16.00 WIB
Formasi PPIH Kloter
Baca Juga: Menhaj Irfan Siapkan Kanwil Se-Indonesia: Tak Ada Ruang Main-main Jelang Haji 2026
- Ketua Kloter
- Pembimbing Ibadah Haji Kloter
- Formasi PPIH Arab Saudi
- Pelayanan Akomodasi
- Pelayanan Konsumsi
- Pelayanan Transportasi
- Bimbingan Ibadah
- Siskohat
Syarat Umum
- Warga Negara Indonesia.
- Beragama Islam.
- Sehat secara jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter pemerintah.
- Tidak sedang dalam kondisi hamil bagi peserta perempuan.
- Mampu memberikan komitmen penuh dalam melayani jemaah haji.
- Memiliki integritas, kredibilitas, serta rekam jejak yang baik, dan tidak berstatus tersangka dalam perkara pidana.
- Memiliki dokumen identitas kependudukan yang sah.
- Mendapatkan izin tertulis dari atasan langsung atau instansi asal bagi PNS maupun pegawai lembaga lainnya.
- Mampu mengoperasikan komputer dan/atau perangkat mobile berbasis Android atau iOS.
- Diutamakan memiliki kemampuan berbahasa Arab dan/atau Inggris.
- Tidak sedang mengikuti atau menjalani tugas belajar.
- Suami dan istri tidak diperbolehkan bertugas sebagai PPIH Kloter maupun PPIH Arab Saudi pada tahun yang sama.
- PPIH dapat berasal dari berbagai unsur, termasuk Pejabat Negara, ASN, non-ASN dari Kementerian Haji dan Umrah atau kementerian/lembaga lain, TNI/Polri, serta unsur masyarakat seperti organisasi Islam, lembaga pendidikan Islam, dan tenaga profesional.
- Tidak pernah terpilih sebagai PPIH Kloter maupun PPIH Arab Saudi sebanyak tiga kali sejak tahun 2022.
Syarat Khusus PPIH Kloter
1. Ketua Kloter
- Merupakan Pegawai ASN pada Kementerian Haji dan Umrah dan/atau Kementerian Agama.
- Usia saat pendaftaran minimal 30 tahun dan maksimal 58 tahun.
- Sedang menduduki jabatan setidaknya setingkat Eselon IV, atau memiliki pangkat/golongan minimal III/c, atau jabatan fungsional Ahli Muda.
- Pendidikan paling rendah Strata 1 (S1).
- Diutamakan bagi yang telah melaksanakan ibadah haji.
2. Pembimbing Ibadah Kloter
- Berusia minimal 35 tahun dan maksimal 60 tahun saat mendaftar.
- Sudah pernah menunaikan ibadah haji.
- Memiliki sertifikat sebagai pembimbing ibadah haji.
- Berpendidikan paling rendah Strata 1 (S1).
Kemeterian Haji dan Umrah Republik ndonesia meegaskan bahwa proses seleksi petugas haji tidak ada pemungtan biaya apa pun alias gratis. Sementara itu, Nomor Induk Kependudukan (NIK) hanya boleh digunakan unntuk satu kali pembuatan akun atau pendaftaran.
Demikian informasi mengenai link pendaftarann, sekaligus syarat dan tahapan seleksi petugas haji tahun 2026. Segera persiapkan diri Ada jika tertarik mengikuti pendaftaran dan pastikan bahwa Anda memenuhi syarat sesuai dengan posisi yang diinginkan. Ikuti media sosial Kemenag untuk mendapatkan informasi terbaru terkait pendaftaran petugas haji.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Menhaj Rombak Skema Kuota Haji: yang Daftar Duluan, Berangkat Lebih Dulu
-
Menhaj Irfan Siapkan Kanwil Se-Indonesia: Tak Ada Ruang Main-main Jelang Haji 2026
-
Selidiki Kasus BPKH, KPK Ungkap Fasilitas Jemaah Haji Tak Sesuai dengan Biayanya
-
Usut Kasus Korupsi Haji di BPKH, KPK Mengaku Miris: Makanan-Tempat Istirahat Jemaah jadi Bancakan?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja