- Pasar foodservice Indonesia diprediksi tumbuh signifikan mencapai USD 62,4 miliar pada 2025, didominasi wilayah Jabodetabek.
- Pengembangan bisnis kuliner memerlukan branding kuat, menu unik, konten media sosial otentik, dan pelayanan responsif.
- Pengiriman cepat dan aman sangat krusial untuk menjaga kualitas produk hingga konsumen.
4. Pelayanan Cepat = Customer Setia
Respons chat cepat, informatif, dan ramah adalah cara jitu untuk bikin pembeli repeat order.
Beberapa trik yang terbukti ampuh, misalnya template jawaban buat hal-hal sering ditanya (harga, varian, expired, dll.), chat otomatis di WhatsApp atau Instagram, hingga proses order yang simpel dan jelas.
Pelayanan yang cepat bikin konsumen merasa dihargai, dan seringkali bakal balik lagi.
5. Pengiriman Cepat dan Aman: Kunci Bisnis Kuliner Tetap Laku
Dalam industri kuliner, pengiriman adalah bagian dari kualitas produk. Kalau produk telat sampai, meleleh, atau rusak, pengalaman pelanggan langsung turun.
Makanya pelaku UMKM makin butuh partner logistik yang bener-bener ngerti kebutuhan makanan.
Salah satu opsi yang sekarang mulai banyak dipakai UMKM adalah layanan TIKI, karena mereka punya dua solusi khusus kuliner. Salah satunya SDS KITA – Same Day Service Kuliner Nusantara yang cocok banget buat makanan siap santap atau pesanan yang harus cepat sampai.
Kemudian ada juga TIKI Froozy yang khusus makanan beku. Layanan ini cocok buat yang jual frozen food, karena ada fasilitas kontrol suhu, chiller, dan standar pengemasan khusus. Bikin produk tetap beku, nggak meleleh, dan kualitas terjaga
Baca Juga: Wajib Coba! Tenya, Restoran Tempura Legendaris Jepang, Buka Gerai Kedua di Gandaria City
Nah, pelaku kuliner yang mau naik level harus mulai memikirkan seluruh perjalanan produk di atas, mulai dari tangan produsen sampai ke pelanggan.
Seperti dikatakan Yulina Hastuti, Direktur Utama PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI), pertumbuhan industri F&B yang sangat pesat ikut mengubah ekspektasi pelanggan.
"Bagi banyak pelaku usaha kuliner, pengiriman bukan lagi hanya soal logistik, tetapi bagian dari kualitas produk itu sendiri," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Maskara Anti Luntur dan Tahan Gesek Merk Apa? Ini 7 Pilihan Produknya Agar Mata Badai Seharian
-
5 Bedak Padat Tahan Air dan Keringat Agar Makeup Tetap Flawless Saat Cuaca Panas
-
Dari Buku ke Panggung: Serunya Jelajah Yogyakarta Menuju Sarga Festival 2026
-
Semua Jurusan Bisa Daftar, Ini Posisi yang Dibuka untuk Kampung Nelayan Merah Putih
-
20 Link Twibbon Hari Kartini 2026 Gratis Unduh untuk Meriahkan Semangat Emansipasi
-
Transforming Spaces with Canvas Prints: A Complete Guide
-
Waspada Bahaya Hustle Culture: Hobi Overwork Terbukti Picu Penyakit Jantung di Usia Muda
-
Apa Itu Greenwashing: Mengapa Ini Marak dan Menyesatkan?
-
Cara Daftar Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 Via HP, Tinggal 8 Hari Lagi!
-
Cuaca Panas Pakai Parfum Apa? Ini 7 Rekomendasi yang Aromanya Segar dan Tidak Menyengat