Suara.com - Kekhawatiran akan pecahnya Perang Dunia III mulai muncul. Ketegangan geopolitik global kembali meningkat menyusul memanasnya hubungan antara Iran dan Amerika Serikat. Sejak Sabtu (28/2), Amerika Serikat dilaporkan melancarkan serangan udara ke Iran di tengah kebuntuan negosiasi program nuklir Teheran.
Iran kemudian membalas dengan serangan ke sejumlah target yang dikaitkan dengan AS dan sekutunya, termasuk di Israel serta beberapa negara kawasan Teluk seperti Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Irak.
Situasi ini memicu kembali spekulasi lama, jika Perang Dunia III benar-benar pecah, negara mana yang relatif paling aman?
Sejumlah media internasional seperti The Economic Times, Metro UK, hingga The Mirror US merilis daftar negara yang dinilai memiliki peluang lebih besar untuk tetap aman jika konflik global meluas. Penilaian tersebut didasarkan pada faktor geografis, netralitas politik, stabilitas internal, hingga ketahanan sumber daya.
Meski bersifat prediktif dan bukan jaminan mutlak, daftar ini memberikan gambaran mengenai negara-negara dengan risiko relatif lebih rendah terhadap dampak langsung perang besar.
1. Islandia
Islandia kerap disebut sebagai salah satu negara paling aman di dunia. Letaknya yang terpencil di Atlantik Utara menjadikannya jauh dari pusat-pusat konflik geopolitik. Negara ini juga secara konsisten menempati peringkat tinggi dalam Indeks Perdamaian Global.
Islandia tidak memiliki sejarah panjang keterlibatan dalam perang berskala global. Isolasi geografisnya menjadi perlindungan alami dari potensi serangan militer langsung.
2. Selandia Baru
Baca Juga: Perang Iran Ancam Inflasi Massal, OPEC+ Bersiap Tambah Pasokan BBM
Selandia Baru dikenal mempertahankan sikap netral dalam banyak konflik internasional. Letaknya yang jauh di Pasifik Selatan membuatnya relatif terisolasi dari pusat ketegangan di belahan bumi utara.
Selain itu, kondisi geografisnya yang bergunung-gunung serta kemampuan produksi pangan domestik memberikan daya tahan tambahan jika terjadi krisis global.
3. Swiss
Netralitas Swiss telah menjadi identitas nasional sejak Perang Dunia II. Negara ini secara konsisten tidak bergabung dalam aliansi militer besar dan menghindari keterlibatan langsung dalam konflik internasional.
Secara geografis, Swiss dikelilingi Pegunungan Alpen yang menjadi benteng alami. Infrastruktur perlindungan sipilnya juga terkenal kuat, termasuk bunker dan sistem pertahanan sipil yang dirancang untuk menghadapi berbagai skenario darurat.
4. Indonesia
Berita Terkait
-
Harta Kekayaan Ali Khamenei yang Tewas dalam Serangan AS-Israel
-
Baru Pulang Umrah dan Kunjungi Dubai, Febby Rastanty Kaget Ada Perang: Benar-Benar Allah Lindungi!
-
Garda Revolusi Iran Serang Tanker Minyak, Pasokan Energi Dunia Terancam Lumpuh
-
Dunia Waspada Bencana Radiasi Nuklir di Tengah Perang AS-Israel vs Iran
-
Bursa Kripto Jadi Acuan Harga Emas Dunia saat Pasar AS Tutup di Tengah Perang
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan