- Exclusive pumping butuh pengosongan tuntas dan alat yang tepat.
- ASI via pumping tetap optimal, meski konsistensi jadi tantangan.
- Mooimom M3 Pro jadi solusi efektif dan nyaman bagi ibu pumping.
Suara.com - Tidak semua ibu memiliki perjalanan menyusui yang mulus. Sebagian harus menghadapi tantangan sejak hari pertama, bayi sulit latch, rasa sakit, atau kondisi medis tertentu yang membuat menyusui langsung (DBF) menjadi tidak memungkinkan.
Namun bagi banyak ibu seperti Stefani Gabriela, kegagalan DBF bukanlah akhir dari perjalanan mengasihi. Justru dari titik itu, ia menemukan jalan baru exclusive pumping.
Influencer 283 ribu di Instagram ini mengatakan dirinya sukses dua tahun penuh memberikan ASI hanya dengan metode pumping.
Apa yang sering dianggap mustahil, bahkan menakutkan karena risiko ASI seret atau tersumbat ia buktikan bisa dicapai, asalkan dengan pengetahuan yang tepat, konsistensi, dan alat pumping yang mendukung.
“Yang paling penting itu efektivitas pengosongannya,” ujarnya dalam talkshow peluncuran pompa ASI Mooimom M3 Pro Air Flow Handsfree Breast Pump di IMBEX, JCC Jakarta.
Setelah mencoba 38 jenis pompa ASI hingga meraih rekor MURI, ia belajar bahwa kunci keberhasilan pumping terletak pada kemampuan pompa mengosongkan payudara tuntas.
Jika tidak, ibu bisa mengalami clog, benjolan, milk blister, hingga ASI berdarah, hal yang beberapa kali pernah dialaminya akibat pompa yang tidak tepat.
Menurut Stefani, tantangan terbesar ibu eksklusif pumping adalah konsistensi. “Kita tidak punya stimulasi bayi yang ngenyot langsung. Jadi hanya mengandalkan pompa. Capek atau di mana pun, pumping tetap harus jalan,” ujarnya.
Inilah yang membawanya bertahan hampir dua tahun, didukung dengan pengetahuan mengenai ukuran flange, kebersihan sparepart pompa, jadwal pumping, hingga pola makan yang membantu produksi.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Skincare untuk Busui, Ada Anti Aging dan Mencerahkan Kulit
Nutrisi ASI Eksklusif Pumping yang Sama Baiknya dengan Menyusui Langsung
Dukungan medis pun memperkuat hal ini. Dokter Laktasi dr. Dea Maulidia menjelaskan bahwa secara nutrisi, ASI yang diberikan melalui pumping tetap sama baiknya seperti DBF.
Perbedaannya hanya ada pada aspek bonding, karena kontak langsung dengan bayi memberikan stimulus emosional tambahan. Namun bagi ibu yang harus memilih jalur pumping, bukan berarti mereka “kurang”. Yang terpenting adalah anak tumbuh sehat, berat badan naik optimal, dan ibu tetap percaya diri.
Dokter juga menekankan pentingnya mengosongkan payudara hingga tuntas untuk mencegah sumbatan. “Kalau tidak sampai kosong bisa menimbulkan clog, mastitis, bahkan abses payudara,” jelasnya.
Proses ini sangat dipengaruhi kualitas pompa, ukuran flange yang sesuai, serta kondisi sparepart seperti valve dan diaphragm yang selalu harus dicek berkala.
Dengan banyaknya tantangan tersebut, tidak heran para ibu mencari pompa yang benar-benar efektif, lembut, namun bertenaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Bukan Lagi Jerawatan, Remaja Kini Datang ke Klinik Agar Wajah Lebih Tirus
-
5 Shio Paling Beruntung Hari Ini Minggu 30 November 2025, Banjir Hoki di Akhir Bulan!
-
Bye-Bye Kerutan! Cek Teknologi Hyalupeptide dan Exosome dari Somethinc yang Bikin Kulit Auto Plumpy
-
MAGMA Entertainment Umumkan 3 Film Horor Terbaru di JAFF Market 2025
-
Promo Superindo Hari Ini 30 November 2025: Telur Murah Rp27.900 hingga Deterjen!
-
Tren Baru Kaum Urban: 3 Kriteria Destinasi Gaya Hidup untuk Menjaga Work Life Balance
-
7 Sepatu Nike dengan Diskon hingga 69% di Foot Locker, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
7 Rekomendasi Sepatu Badminton Terbaik, Performa Oke Bebas Cedera
-
5 Sunscreen dengan Kandungan Panthenol, Perlindungan Maksimal Skin Barrier
-
Berapa Biaya Masuk Taman Nasional Tesso Nilo? Rumah Gajah Sumatera yang Digusur Kebun Sawit