Suara.com - Baru-baru ini viral unggahan seorang perempuan yang curhat ijazah miliknya rusak karena terendam banjir. Padahal ia mengaku baru seminggu wisuda.
"Gakpapa banget kalo apa-apa disuruh sendirian," curhat perempuan tersebut, dilansir dari Instagram @lambegosiip pada Selasa, 2 Desember 2025.
"But, ijazah aku terendam banjir. Padahal belum seminggu wisuda dan belum dapat kerja. Talk to who?" lanjutnya.
Wajar jika perempuan tersebut kebingungan usai mengalami kejadian ini, sebab ijazah adalah dokumen penting yang bisa dibutuhkan sewaktu-waktu.
Di Indonesia, ijazah bisa untuk melamar kerja, melanjutkan pendidikan, atau keperluan administratif lainnya.
Tapi sebenarnya, Anda tidak perlu panik jika ijazah rusak atau ijazah hilang karena banjir. Pasalnya, Anda bisa mengurus penggantinya mengikuti prosedur resmi. Berikut panduan lengkapnya.
Mengapa Ijazah Harus Segera Diurus?
Ijazah adalah bukti resmi bahwa kamu lulus dari suatu jenjang pendidikan. Tanpa dokumen itu, proses pendaftaran kerja atau kuliah bisa terhambat.
Ijazah yang rusak (sobek, basah, noda berat, tulisan pudar) atau hilang tidak bisa langsung dianggap tidak berlaku, terutama jika kondisinya membuat data tidak terbaca atau dokumen tidak lagi tampak resmi.
Oleh karena itu, warga yang ijazahnya rusak karena banjir sering mendapat layanan penggantian dari instansi terkait.
Baca Juga: Verrell Bramasta Turun Langsung ke Sumbar, Rompi Taktisnya Disorot Warganet
Persiapan Dokumen & Langkah Awal
Sebelum mengurus ijazah yang rusak atau hilang, persiapkan beberapa dokumen berikut:
- Fotokopi ijazah asli (jika masih ada) dan fotokopi KTP.
- Datangi pihak berwenang, yaitu kepolisian (Polsek setempat) untuk membuat surat kehilangan atau kerusakan dokumen.
- Fotokopi surat kehilangan dari polisi (biasanya minimal 2 lembar).
Surat dari polisi ini berfungsi sebagai bukti resmi bahwa ijazah kamu memang rusak atau hilang akibat musibah (misalnya banjir), bukan karena kesengajaan atau dipalsukan.
Mengurus ke Sekolah atau Kampus Asal
Langkah selanjutnya tergantung dari apakah sekolah/kampus penerbit ijazah masih aktif atau sudah non-aktif:
- Jika sekolah/kampus masih ada: datangi bagian Tata Usaha (TU) dan ajukan permintaan pembuatan dokumen pengganti, biasa disebut Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI).
- Persyaratan biasanya meliputi: materai (umumnya 2 lembar materai Rp 6.000), pas foto 3×4 (2 lembar), fotokopi ijazah asli (jika ada), dan surat kehilangan dari polisi.
- SKPI akan dibuat dengan kop resmi sekolah, ditandatangani kepala sekolah di atas materai, serta distempel basah. Foto 3×4 ditempel dengan cap jari seperti di ijazah asli.
Catatan: Jika ijazah asli hilang atau rusak parah, fotokopi ijazah lama (jika tersedia) sangat membantu, tetapi jika fotokopi pun hilang, bisa jadi Anda perlu langkah tambahan di Dinas Pendidikan.
Jika Sekolah/Kampus Sudah Tutup, Urus ke Dinas Pendidikan
Kadang sekolah atau kampus penerbit ijazah sudah tidak beroperasi lagi. Dalam situasi itu:
- Anda tetap bisa mengurus pengganti ijazah melalui Dinas Pendidikan (di tingkat kabupaten/kota atau provinsi, sesuai jenjang pendidikan).
- Persyaratan tambahan bisa muncul, seperti surat pernyataan tanggung jawab mutlak, surat saksi dari teman seangkatan, fotokopi ijazah teman (yang dilegalisir), fotokopi KTP saksi, dan fotokopi identitas diri, tergantung kebijakan Dinas Pendidikan setempat.
- Setelah verifikasi, mereka akan menerbitkan SKPI dengan kop Dinas Pendidikan sebagai pengganti ijazah asli.
Proses ini kadang bisa selesai dalam satu hari, jika semua persyaratan lengkap dan petugas tersedia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kekayaan Hery Susanto versi LHKPN, Ketua Ombudsman yang Jadi Tersangka Korupsi
-
Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
-
5 Sepatu Hybrid dari Brand Lokal, Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Tinggi
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Peach dari Brand Lokal, Wangi Segar dan Tidak Pasaran
-
7 Sabun Cuci Muka dengan Niacinamide untuk Memutihkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Satu Dekade Buttonscarves: Dari Mimpi Sederhana Menjadi Ikon Fashion Kebanggaan Indonesia
-
Apa Maksud Hustle Culture? Mengenal Sisi Lain Budaya 'Gila Kerja'
-
Cara Cek Bansos Cair Bulan Ini untuk PKH dan BPNT, Ini Panduannya
-
5 Zodiak Paling Beruntung pada 17 April 2026, Saatnya Memulai Babak Baru
-
7 Moisturizer Terbaik di Indomaret untuk Atasi Flek Hitam