- Via Octora membagikan perjalanan hidupnya dalam belajar menerima kenyataan dan tidak memaksakan bahagia di tengah dinamika emosi dan hubungan.
- Melalui proses refleksi dan kejujuran pada diri sendiri, ia menemukan cara menyalurkan perasaan secara lebih sehat dan bermakna.
- Perjalanan tersebut kemudian ia tuangkan dalam karya musik debutnya yang menjadi penanda awal langkah barunya.
Suara.com - Di balik setiap orang yang berani melangkah ke ruang publik, selalu ada proses panjang yang jarang terlihat. Bagi Via Octora, perjalanan menemukan suaranya bukan sesuatu yang instan.
Sebelum debut dengan lagu barunya yang berjudul Tak Mungkin Menyatu, Via menjalani fase hidup yang penuh pertanyaan: tentang arah, tentang hubungan, dan tentang bagaimana berdamai dengan hal-hal yang tak berjalan sesuai rencana.
Alih-alih menutup diri, ia memilih menjadikan pengalaman emosional itu sebagai ruang refleksi. Menulis, mendengarkan musik, dan memberi waktu pada diri sendiri menjadi bagian dari rutinitas yang perlahan membentuk kepekaan emosinya.
Via kemudian belajar bahwa menerima keterbatasan adalah bentuk kekuatan. Ia memahami bahwa tidak semua keinginan harus dipaksakan, tidak semua hubungan bisa diselamatkan, dan tidak semua luka perlu segera disembuhkan.
Perspektif ini yang kemudian memengaruhi cara Via memandang hidup, sekaligus membawanya pada keberanian untuk mengekspresikan diri lewat musik. Bukan sebagai pelarian, melainkan sebagai medium berbagi.
Bagi Via, bernyanyi bukan sekadar soal teknik, tapi tentang kehadiran: hadir sepenuhnya dalam emosi, tanpa topeng, tanpa dramatisasi berlebihan. Ia ingin apa yang disampaikan terasa nyata, seperti percakapan sunyi dengan diri sendiri.
Setelah melalui proses kreatif yang matang dan reflektif, ia memperkenalkan karyanya kepada publik, sebuah lagu yang lahir dari pengalaman emosional yang sangat manusiawi.
Single debut Via Octora berjudul “Tak Mungkin Menyatu” dirilis pada 17 Oktober 2025 dan kini dapat dinikmati di berbagai platform streaming digital.
Lagu ini menjadi penanda awal perjalanan musikal Via, sekaligus undangan bagi pendengar untuk memberi ruang pada perasaan yang pernah atau sedang mereka rasakan sendiri.
Baca Juga: Lirik Lagu 'Natal di Hatiku' dan Chord Gitar, Natal Tak Berarti Tanpa Sosok Ini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
Terkini
-
Rayakan Lebaran Mewah di Hotel Area Kuningan Jakarta dengan Promo Pay 1 Get 2
-
10 Ucapan Sungkem Lebaran Bahasa Jawa Halus Kromo Inggil untuk Orang Tua
-
Apa yang Harus Dilakukan Jika Sandal Hilang atau Tertukar saat Sholat Ied?
-
6 Shio Paling Hoki Besok 18 Maret 2026, Cek Keberuntunganmu!
-
Kreativitas Anak Muda Indonesia Besar, Tapi Akses Teknologi Masih Jadi Tantangan
-
Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur
-
25 Ucapan Idul Fitri 2026 Paling Menyentuh Hati untuk Orang Tua dan Mertua
-
9 Ucapan Lebaran 2026 Bahasa Inggris Lengkap dengan Arti: Bikin Keluarga dan Sahabat Terpukau
-
BCA Cabang Mana Saja yang Tetap Buka Tanggal 18 dan 24 Maret 2026? Ini Daftarnya
-
Hukum Mandi Sebelum Salat Id: Wajib atau Sunnah? Ini Penjelasan Lengkapnya