- World Happiness Report menilai kesejahteraan global menggunakan faktor stabilitas ekonomi, korupsi, dan dukungan sosial.
- Afghanistan menempati posisi teratas negara paling tidak bahagia.
- Negara dalam daftar berikut menghadapi konflik, ketidakstabilan ekonomi, dan korupsi.
Suara.com - Bahagia atau tidaknya rakyat di suatu negara bisa diukur dan dianalisis. Jika ada peringkat negara paling bahagia, maka ada pula negara paling tidak bahagia.
World Happiness Report setiap tahunnya merilis data yang menilai kesejahteraan global. Faktor-faktor krusial yang dinilai seperti dukungan sosial, stabilitas ekonomi, harapan hidup, kebebasan, tingkat korupsi, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Negara-negara yang berada di peringkat terbawah, alias yang paling tidak bahagia, menghadapi perjuangan berat mulai dari konflik berkepanjangan, ketidakstabilan ekonomi, hingga krisis politik.
Daftar 7 Negara Paling Tidak Bahagia di Dunia
Berdasarkan laporan terbaru yang dilansir dari Times of India, berikut adalah 7 negara yang dinobatkan sebagai negara paling tidak bahagia di dunia saat ini.
1. Afghanistan
Tidak mengejutkan namun tetap memilukan, Afghanistan kembali menempati posisi teratas sebagai negara paling tidak bahagia di dunia. Sejak perubahan rezim politik terakhir, ketidakstabilan politik menjadi makanan sehari-hari.
Faktor utama yang menekan indeks kebahagiaan di sini adalah pembatasan kebebasan sipil yang ekstrem, khususnya bagi kaum perempuan dan anak-anak perempuan.
Selain itu, tingginya angka pengangguran, kerawanan pangan, dan terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan membuat kehidupan sehari-hari menjadi perjuangan berat bagi mayoritas penduduknya.
2. Sierra Leone
Meskipun telah menunjukkan kemajuan yang patut diapresiasi sejak berakhirnya perang saudara, Sierra Leone masih berjuang melawan bayang-bayang masa lalu.
Kemiskinan yang meluas dan tingkat pengangguran yang tinggi menjadi hambatan utama.
Baca Juga: Polri Sabet Gelar Lembaga Negara Terpopuler di Disway Award 2025, Ini Rahasianya
Banyak komunitas di negara ini yang masih belum memiliki akses yang dapat diandalkan terhadap kebutuhan dasar seperti air bersih, listrik, dan layanan kesehatan yang memadai.
Infrastruktur yang lemah serta korupsi sistemik semakin menggerus kepercayaan publik dan rasa sejahtera warganya.
3. Lebanon
Lebanon pernah dikenal sebagai "Paris-nya Timur Tengah", namun kini negara tersebut sedang mengalami salah satu kehancuran ekonomi terparah dalam sejarah modern.
Hiperinflasi membuat mata uang lokal nyaris tidak berharga, menghapus tabungan hidup banyak orang dalam sekejap.
Kebuntuan politik yang berkepanjangan, ditambah dengan kelangkaan obat-obatan, listrik, dan bahan bakar, telah menurunkan kualitas hidup secara drastis.
Rasa ketidakpastian akan masa depan dan hilangnya kepercayaan terhadap institusi negara menjadikan Lebanon salah satu tempat dengan tingkat kebahagiaan terendah saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing
-
Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
-
Timnas Indonesia Bakal Duel Lawan Vietnam, John Herdman: Ujian yang Sangat Berat!