Suara.com - Kasus penipuan oleh sebuah perusahaan Wedding Organizer (WO) di Jakarta Timur kini mencuat di publik. Oknum pemilik WO tersebut diduga menggelapkan puluhan miliar uang calon pengantin dan kini sudah diproses secara hukum.
Penggelapan uang yang dilakukan oknum ini menyebabkan kerugian moril hingga materil bagi puluhan calon pengantin yang sudah membayar DP hingga membayar biaya penuh ke WO ini.
Sejatinya, banyak pengantin yang membutuhkan WO untuk hari bahagia mereka. Di tengah kesibukan memilih gaun, menentukan konsep, hingga menyusun daftar tamu, kehadiran WO sering menjadi solusi agar calon pengantin tidak kewalahan.
WO yang profesional seharusnya membantu mewujudkan hari bahagia dengan lebih rapi, terencana, dan minim stres. Namun sayangnya, tidak semua wedding organizer bekerja dengan standar yang baik dan bertanggung jawab.
Tidak sedikit pasangan yang justru mengalami kekecewaan karena salah memilih WO. Mulai dari jadwal yang berantakan, vendor yang tidak sesuai janji, hingga komunikasi yang sulit menjelang hari-H.
Kesalahan ini umumnya bukan terjadi secara tiba-tiba, melainkan sudah menunjukkan tanda-tanda sejak awal kerja sama. Sayangnya, banyak calon pengantin mengabaikan sinyal tersebut karena tergiur harga murah atau janji manis di awal.
Agar hal serupa tidak terjadi, calon pengantin perlu lebih waspada dan jeli membaca situasi. Mengenali tanda-tanda wedding organizer red flag sejak awal dapat membantu menghindari kerugian waktu, tenaga, dan biaya.
Berikut 7 tanda wedding organizer red flag yang sebaiknya tidak dianggap sepele dan patut menjadi bahan pertimbangan serius sebelum menandatangani kontrak.
1. Informasi yang Disampaikan Berubah-ubah atau Tidak Jelas
Baca Juga: Dari Pameran Megah ke Balik Jeruji, Mengapa Puluhan Calon Pengantin Bisa Tertipu WO Ayu Puspita?
Salah satu tanda paling awal dari wedding organizer bermasalah adalah informasi yang tidak konsisten. Hari ini mereka menjelaskan satu hal, tetapi beberapa hari kemudian detailnya berubah tanpa alasan yang jelas.
Mulai dari rundown acara, jumlah vendor yang termasuk dalam paket, hingga fasilitas yang didapat sering kali tidak sesuai dengan penjelasan awal.
Ketidakjelasan ini bisa menjadi indikasi kurangnya profesionalisme atau manajemen internal yang tidak rapi. Jika sejak awal komunikasi sudah membingungkan, besar kemungkinan masalah yang lebih besar akan muncul mendekati hari pernikahan.
2. Dipaksa untuk Cepat Membayar DP
Wedding organizer yang profesional akan memberi waktu bagi calon pengantin untuk berpikir, berdiskusi, dan membandingkan beberapa pilihan.
Sebaliknya, WO yang red flag cenderung menekan calon klien agar segera membayar uang muka dengan alasan promo terbatas, slot hampir penuh, atau takut kehilangan tanggal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
-
5 Shio Berisiko Ciong di 2026, Mendekati Imlek: Waspada Energi Tahun Kuda Api!
-
5 PP Ramadan 2026 di TikTok yang Menarik, Lengkap Cara Buatnya
-
Mahsuri Saus Sachet, Bikin Hidangan Buka dan Sahur Lebih Praktis
-
Kulit Kencang Tanpa Bedah? Bongkar Cara Kerja Morpheus8 Brust untuk Dagu hingga Paha!
-
5 Rekomendasi Running Shoes Lokal Terbaik untuk Semua Kebutuhan Lari
-
Generasi Muda Mendominasi Bisnis Kuliner, Tapi 80 Persen Gagal: Ini Rahasia Bertahan Menurut Ahli
-
Terpopuler: Suami Boiyen Kena Kasus Apa hingga Cushion Wardah untuk Tutup Kerutan
-
Tren Perjalanan Kelompok Kian Diminati, IOITE 2026 Tawarkan Solusi Pengalaman Terkurasi
-
5 Rekomendasi Sunscreen Terbaik 2026 untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas