- Bangun pagi sangat meningkatkan produktivitas, mengurangi gangguan, dan meningkatkan fokus kognitif.
- Rutinitas ini menyeimbangkan ritme sirkadian, mengurangi risiko depresi, dan menurunkan stres hingga 32 persen.
- Bangun pagi yang konsisten justru dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas tidur.
Suara.com - Bangun pagi bukan sekadar kebiasaan, tetapi juga strategi efektif untuk meningkatkan produktivitas, kesehatan mental, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa orang yang bangun lebih awal cenderung lebih proaktif, fokus, dan energik sepanjang hari.
Melansir dari laman Mental Health Modesto pada Kamis, 18 Desembe 2025, berikut penjelasan lengkap mengenai manfaat bangun pagi dan cara memaksimalkannya.
1. Meningkatkan Produktivitas Sejak Pagi
Produktivitas adalah salah satu keuntungan utama dari bangun pagi. Menurut Harvard Business Review, orang yang bangun lebih awal cenderung lebih proaktif, mampu mengantisipasi masalah, dan menyelesaikan tugas lebih efisien. Pagi hari juga merupakan waktu ketika kemampuan kognitif dan daya tahan mental berada pada puncaknya.
Manfaat bangun pagi untuk produktivitas antara lain sebagai berikut.
- Lebih sedikit gangguan dan interupsi dibandingkan siang atau malam hari.
- Waktu ekstra untuk merencanakan aktivitas dan menetapkan tujuan.
- Kreativitas meningkat dan pikiran lebih jernih.
- Momentum pagi mendorong konsistensi produktivitas hingga sore.
2. Meningkatkan Kesehatan Mental
Bangun pagi terbukti memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan mental. Studi tahun 2021 menemukan bahwa menggeser waktu bangun hanya satu jam lebih awal dapat mengurangi risiko depresi hingga 23%.
Paparan cahaya pagi juga meningkatkan produksi serotonin, neurotransmitter yang berperan dalam kebahagiaan, serta membantu mengatur melatonin untuk tidur lebih nyenyak.
Baca Juga: Mengapa Kita Sering Terbangun Beberapa Menit Sebelum Alarm Berbunyi?
Keuntungan mental dari bangun pagi adalah sebagai berikut di bawah.
- Paparan sinar matahari pagi menyeimbangkan ritme sirkadian dan meningkatkan suasana hati.
- Orang yang bangun pagi melaporkan tingkat kecemasan lebih rendah.
- Memberikan waktu untuk meditasi, journaling, atau latihan mindfulness.
- Rutinitas pagi yang konsisten membantu mengatur hormon stres.
3. Meningkatkan Kualitas Tidur
Ironisnya, bangun pagi justru dapat meningkatkan kualitas tidur. Studi Sleep Health menunjukkan bahwa individu dengan jadwal bangun yang konsisten memiliki efisiensi tidur 25% lebih tinggi dibandingkan mereka yang jadwalnya tidak teratur. Menyesuaikan siklus tidur dengan ritme sirkadian alami membantu tidur lebih restoratif.
Manfaat kualitas tidur yang lebih baik antara lain sebagai berikut.
- Lebih mudah tidur dan mengalami tidur lebih nyenyak.
- Mengatur pelepasan melatonin untuk pola tidur yang konsisten.
- Memperpanjang periode tidur REM, meningkatkan daya ingat dan belajar.
- Mengurangi risiko insomnia akibat rutinitas malam yang tidak teratur.
4. Memperoleh Lebih Banyak Energi di Pagi Hari
Tingkat energi manusia bervariasi sepanjang hari, dengan puncak energi biasanya terjadi beberapa jam setelah bangun tidur. Dengan bangun pagi, tubuh selaras dengan siklus kewaspadaan alami. National Sleep Foundation menyebutkan bahwa orang yang bangun lebih awal melaporkan energi dan motivasi lebih tinggi dibandingkan night owl.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
5 Bedak Tabur Lokal yang Efektif Menyamarkan Pori-Pori Besar
-
5 Spot Treatment untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan, Mulai Rp50 Ribuan
-
5 Sepeda Lipat Listrik untuk Mobilitas Harian, Gesit di Jalanan Kota
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Mengontrol Sebum, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
Bye Wajah Kusam, Ini 5 Sunscreen untuk Meratakan Warna Kulit di Indomaret Mulai Rp20 Ribu
-
Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?
-
Umur 40 Cocoknya Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 7 Pilihan yang Bikin Awet Muda dan Fresh
-
5 Bedak Tabur untuk Kulit Kering Harga Terjangkau, Semua di Bawah Rp100 Ribu
-
Apakah Retinol dan Vitamin C Bisa Dipakai Bersamaan? Ini 3 Bahan Aktif yang Tak Boleh Digabung
-
Apakah Sepatu Sneakers Bisa untuk Lari? Awas Cedera, Ini Rekomendasi Running Shoes yang Aman