- Blue light dari matahari dan layar elektronik dapat meningkatkan fokus siang hari tetapi menekan melatonin malam hari secara signifikan.
- Paparan blue light selama 6,5 jam menekan melatonin dua kali lebih lama dibandingkan paparan cahaya hijau dengan intensitas sama.
- Kacamata pemblokir blue light terbukti efektif menjaga kadar melatonin bagi pengguna perangkat elektronik menjelang tidur.
Suara.com - Blue light atau cahaya biru adalah jenis cahaya dengan panjang gelombang pendek dan energi tinggi, yang banyak dipancarkan oleh matahari serta layar elektronik seperti smartphone, laptop, dan lampu LED.
Meskipun bermanfaat di siang hari untuk meningkatkan fokus, kewaspadaan, dan suasana hati, paparan blue light di malam hari dapat mengganggu tidur, menekan produksi melatonin, dan berpotensi memengaruhi kesehatan jangka panjang.
Dampak Blue Light pada Tidur
Paparan cahaya dari layar smartphone, latop, atau perangkat elektronik lainnya dapat menekan produksi hormon melatonin, tetapi blue light di malam hari memiliki efek yang jauh lebih kuat.
Penelitian dari Harvard menunjukkan bahwa paparan blue light selama 6,5 jam menekan melatonin dua kali lebih lama dibandingkan paparan cahaya hijau dengan tingkat kecerahan yang sama.
Selain itu, ritme sirkadian juga bergeser dua kali lebih banyak, yaitu sekitar 3 jam dibanding 1,5 jam pada cahaya hijau.
Studi lain dari University of Toronto membandingkan kadar melatonin pada orang yang terkena cahaya terang di dalam ruangan sambil mengenakan kacamata pemblokir blue light dengan orang yang terkena cahaya redup tanpa kacamata.
Hasilnya menunjukkan kadar melatonin hampir sama pada kedua kelompok, yang memperkuat hipotesis bahwa blue light sangat efektif menekan melatonin.
Temuan ini juga menunjukkan bahwa pekerja shift malam dan night owl bisa melindungi diri dengan menggunakan kacamata yang memblokir blue light.
Baca Juga: Waspada, 10 Kebiasaan Ini Bisa Mengganggu Penglihatan dan Rusak Kesehatan Mata Anda
Kacamata murah dengan lensa oranye dapat memblokir blue light, tetapi juga memblokir warna lain, sehingga kurang cocok digunakan di dalam ruangan pada malam hari.
Blue Light vs Cahaya Lain
Studi dari Harvard menunjukkan bahwa paparan blue light selama 6,5 jam lebih menekan produksi melatonin dibandingkan cahaya hijau dengan tingkat kecerahan yang sama. Selain itu, ritme sirkadian bergeser lebih banyak, hingga dua kali lipat.
Penelitian lain dari University of Toronto menemukan bahwa penggunaan kacamata yang memblokir blue light dapat membantu menjaga kadar melatonin tetap stabil, terutama bagi pekerja shift malam atau mereka yang sering menggunakan gadget di malam hari.
Cara Melindungi dari Blue Light di Malam Hari
Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi efek blue light dan menjaga kualitas tidur.
- Gunakan lampu malam berwarna merah, karena cahaya merah lebih aman bagi ritme sirkadian.
- Hindari layar gadget yang terang 2–3 jam sebelum tidur.
- Jika bekerja malam atau sering menggunakan elektronik, gunakan kacamata penyaring blue light atau aplikasi filter cahaya biru/ijo pada layar.
- Manfaatkan paparan cahaya terang di siang hari untuk mendukung kualitas tidur malam, meningkatkan suasana hati, dan tingkat kewaspadaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda