- Pengasuh anak kini dianggap bagian penting gaya hidup modern, memerlukan proses seleksi setara pemilihan sekolah.
- Program PNPRO Nexus The Institute bertujuan mencetak pengasuh profesional dengan kompetensi, etika, dan kesiapan fisik-mental.
- Lulusan PNPRO menjalani seleksi ketat dan dapat memperoleh remunerasi bulanan antara Rp8 juta hingga Rp13 juta.
Suara.com - Di tengah ritme hidup keluarga urban yang kian cepat, kehadiran pengasuh anak kini menjadi bagian dari gaya hidup modern, bukan lagi sekadar solusi darurat.
Bagi banyak orang tua, nanny bukan hanya orang yang menemani anak di rumah, tetapi sosok yang ikut membentuk kebiasaan, emosi, dan rasa aman anak setiap hari.
Karena itu, memilih pengasuh kini menjadi keputusan penting yang setara dengan memilih sekolah atau lingkungan bermain bagi buah hati.
Perubahan cara pandang ini sejalan dengan munculnya program-program pelatihan nanny berstandar tinggi seperti PNPRO atau Premium Nanny Professional Program dari Nexus The Institute.
Program ini dirancang untuk mencetak pengasuh anak yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memiliki kompetensi, etika kerja, serta kesiapan mental dan fisik.
Kepala Sekolah Nexus The Institute, Ibu Listya Pranata, S.Pd, menegaskan bahwa pendekatan tersebut sengaja dibangun untuk mengangkat martabat profesi ini.
“PNPRO bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi proses pembentukan profesional nanny yang beretika, kompeten, dan siap bekerja dalam sistem yang jelas. Kami ingin mengangkat profesi nanny menjadi karier yang bermartabat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Bagi keluarga, memilih nanny dari jalur pelatihan profesional memberikan rasa aman yang berbeda. Para kandidat di PNPRO harus memenuhi syarat pendidikan minimal SMA atau sederajat.
Selain iti mereka juga harus memiliki pengalaman kerja minimal tiga tahun sebagai pengasuh anak, berusia maksimal 45 tahun, serta berada dalam kondisi fisik dan mental yang sehat.
Baca Juga: Berapa Gajinya? Heboh Anak Jess No Limit Diduga Diasuh 2 Suster Premium Sekaligus
Kemampuan komunikasi yang baik, termasuk penguasaan bahasa Inggris, juga menjadi nilai tambah karena banyak keluarga urban kini menginginkan lingkungan yang lebih global bagi anak-anak mereka.
Sebelum ditempatkan bekerja, seluruh peserta masih harus melewati psikotes, medical check-up, dan pelatihan intensif berbasis mastery program, sehingga hanya mereka yang benar-benar siap yang akan lolos ke tahap penempatan.
Gaya hidup keluarga modern yang menuntut kepraktisan dan kualitas tinggi juga tercermin dari sistem kerja dan remunerasi yang ditawarkan.
Lulusan PNPRO berpeluang mendapatkan gaji antara Rp8 juta hingga Rp13 juta per bulan, tergantung pada spesialisasi, pengalaman, hasil asesmen kompetensi, dan kebutuhan keluarga pengguna jasa.
Posisi yang tersedia pun beragam, mulai dari infant care, pengasuh balita dan prasekolah, anak usia sekolah, hingga anak berkebutuhan khusus, masing-masing dengan kurikulum dan standar pelatihan yang berbeda.
Skema ini membuat profesi nanny sejajar dengan pekerjaan jasa terampil lain di sektor layanan keluarga.
Selama masa pelatihan yang dipusatkan di kawasan PIK 2, Tangerang, para peserta juga mendapatkan fasilitas lengkap seperti asuransi kesehatan, penginapan dan makan tiga kali sehari, perlengkapan pribadi, vitamin, hingga peminjaman telepon genggam dan paket data.
Semua ini disiapkan agar mereka bisa fokus membangun kompetensi tanpa terbebani urusan logistik, sehingga ketika masuk ke rumah keluarga klien, mereka benar-benar siap secara profesional.
Dalam konteks gaya hidup hari ini, memilih pengasuh anak bukan lagi soal mencari siapa yang tersedia, melainkan siapa yang paling tepat secara nilai, kemampuan, dan kesiapan.
Orang tua yang cermat akan melihat latar belakang pelatihan, proses seleksi, serta sistem kerja yang menaungi nanny tersebut.
Dengan hadirnya program seperti PNPRO, standar pengasuhan anak pun ikut naik, menghadirkan rasa tenang bagi keluarga dan membuka jalan karier yang lebih bermartabat bagi para pengasuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
5 Rekomendasi Air Fryer Low Watt Terbaik, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Dari Hangout ke Syuting, Begini Cara Cassandra Lee Pilih Parfum Sesuai Mood
-
Doa Bangun Tidur Arab, Latin, dan Artinya
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Low Watt untuk Keluarga Baru
-
Mumpung Belum Terlambat: Bacaan Niat, Syarat, dan Batas Melakukan Qadha Ganti Hutang Puasa Ramadhan
-
Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa 2026, Sambung Imlek Sampai Satu Minggu
-
Cheongsam untuk Cowok Namanya Apa? Ini Ciri-ciri Desain dan Warnanya
-
6 Rekomendasi Cheongsam Adidas untuk Tampil Keren di Imlek 2026
-
Ada Hormon Serotonin di Balik Kebahagiaan yang Muncul Saat Makan Es Krim Cokelat
-
Link Mudik Gratis BUMN 2026, Ini Syarat Pendaftaran yang Perlu Kamu Siapkan