Suara.com - New Balance 530 belakangan jadi salah satu sepatu paling sering terlihat di jalanan kota besar Indonesia. Mulai dari anak kampus, pekerja kantoran, hingga konten kreator, banyak yang memilih siluet retro ini sebagai andalan gaya harian.
Namun, muncul satu pertanyaan penting: apakah New Balance 530 benar-benar bisa digunakan untuk lari? Atau sebenarnya hanya cocok untuk gaya saja?
Agar tidak salah pilih, simak penjelasan berikut ini lengkap dengan 3 rekomendasi sepatu New Balance yang memang dirancang khusus untuk lari.
New Balance 530: Sepatu Lari atau Sekadar Lifestyle?
New Balance 530: Sepatu Lifestyle dengan DNA Running Klasik
New Balance 530 sejatinya terinspirasi dari sepatu lari era 1990-an. Desainnya mengusung siluet klasik dengan sol tebal (chunky sole) yang saat ini kembali populer. Material mesh pada bagian upper dipadukan dengan kulit dan overlay sintetis, sehingga tampil kokoh namun tetap breathable.
Dari sisi kenyamanan, sepatu ini dibekali teknologi ABZORB cushioning di midsole yang berfungsi menyerap benturan saat kaki menapak. Inilah alasan mengapa NB 530 terasa empuk untuk dipakai seharian, mulai dari jalan santai hingga aktivitas ringan.
Fitur Utama New Balance 530:
- Desain retro running yang ikonik dan timeless
- Bantalan ABZORB untuk kenyamanan dan peredaman benturan
- Upper mesh breathable, cocok untuk iklim panas perkotaan
- Gaya unisex, mudah dipadukan dengan berbagai outfit
- Branding "N" khas New Balance yang menonjol
Apakah New Balance 530 Cocok untuk Lari?
Jawaban singkatnya: bisa, tapi terbatas. New Balance 530 masih cukup aman digunakan untuk lari ringan, jogging santai, atau olahraga kasual.
Baca Juga: Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
Bantalan ABZORB dan material mesh membuatnya nyaman untuk aktivitas berdurasi pendek. Namun, sepatu ini bukan sepatu lari performa tinggi.
Untuk lari jarak jauh atau latihan intensitas tinggi, NB 530 memiliki keterbatasan, terutama dari sisi stabilitas dan responsivitas.
Kelebihan NB 530 untuk Lari Ringan
- Bantalan empuk yang cukup nyaman
- Sirkulasi udara baik, kaki tidak mudah panas
- Bobot relatif ringan untuk aktivitas santai
- Tampilan sporty dengan nuansa sepatu lari klasik
Kekurangan untuk Lari Serius
- Stabilitas minim untuk ritme lari cepat
- Midsole kurang responsif dibanding sepatu lari modern
- Tidak dirancang untuk benturan berulang di permukaan keras
Kesimpulan: Kamu bisa menggunakan New Balance 530 untuk jogging santai, jalan kaki, atau olahraga ringan. Namun jika kamu rutin berlari atau menargetkan jarak jauh, sebaiknya pilih sepatu lari New Balance yang memang dibuat khusus untuk performa.
Harga New Balance 530 sekitar Rp1,6 jutaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda
-
Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung
-
Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf
-
Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah
-
5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional
-
KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor