Suara.com - Memilih sepatu lari yang tepat sangat penting terutama bagi Anda yang berbadan gemuk, karena tubuh yang lebih berat memberi tekanan lebih besar pada kaki saat berlari. Tidak sekadar gaya, rekomendasi sepatu lari lokal untuk orang berbadan gemuk harus mempertimbangkan stabilitas, bantalan yang kuat, serta bahan yang mampu menyokong langkah lebih nyaman.
Sepatu lokal kini semakin berkembang dengan teknologi yang dirancang khusus untuk berbagai kebutuhan pelari. Dari bantalan ekstra sampai struktur bahan yang elastis namun kuat, pilihan sepatu lari lokal bisa jadi alternatif menarik selain merek global. Berikut ini lima rekomendasi yang layak dipertimbangkan jika Anda mencari sepatu lari yang pas untuk tubuh lebih berisi.
Ortus Hyperblast 2.0
Untuk pelari dengan body weight yang lebih besar, bantalan yang tebal dan responsif menjadi kunci utama. Ortus Hyperblast 2.0 memiliki midsole berbahan foam khusus yang dirancang untuk menyerap benturan dengan baik, sehingga kaki tetap nyaman meskipun dipakai lari jarak menengah hingga jauh.
Upper sepatu menggunakan bahan mesh bernapas yang fleksibel namun tetap kokoh menahan bentuk kaki, membantu distribusi tekanan yang lebih merata. Struktur sol luar juga memberi traksi kuat di berbagai permukaan lintasan. Dari sisi harga, Ortus Hyperblast 2.0 biasanya dijual di kisaran Rp 750 ribu sampai Rp 900 ribu, sepadan dengan fitur dan bantalan ekstra yang ditawarkan.
Mills Enermax Fullcushion
Bagi Anda yang ingin rekomendasi sepatu lari lokal untuk orang berbadan gemuk dengan fokus pada kenyamanan maksimal, Mills Enermax Fullcushion hadir dengan platform lebih empuk dari biasanya. Bantalan midsole Fullcushion memberikan efek melenting saat kaki mendarat, sehingga memberi sensasi lari yang lebih ringan.
Material upper-nya juga dirancang untuk stabilitas, sehingga bagian tumit dan pergelangan kaki tetap dalam posisi yang baik walaupun memberi tekanan lebih besar. Sepatu ini cocok untuk latihan rutin maupun joging santai. Harga Mills Enermax Fullcushion umumnya berada di kisaran Rp 650 ribu hingga Rp 800 ribu, tergantung ukuran dan model warna yang tersedia.
Unerd Sombra
Unerd Sombra menawarkan kombinasi antara bantalan yang cukup empuk dan struktur sol yang stabil, menjadikannya salah satu rekomendasi sepatu lari lokal untuk orang berbadan gemuk yang cukup populer. Dengan teknologi sol yang mendukung distribusi tekanan, risiko pegal pada kaki dan sendi dapat berkurang meskipun badan memberi beban lebih besar.
Upper berbahan knit elastis membuat kaki terasa lebih natural saat melangkah, serta membantu sirkulasi udara agar tetap sejuk. Sol luar karet memberikan grip yang bagus untuk lintasan aspal maupun treadmill. Untuk harga, Unerd Sombra biasanya dipasarkan di rentang Rp 600 ribu hingga Rp 750 ribu, membuatnya pilihan yang menarik di kelas sport performance lokal.
910 Haze Vision
910 Haze Vision menghadirkan sepatu lari yang cukup seimbang antara bantalan empuk dan desain yang ringan, cocok bagi Anda yang mencari rekomendasi sepatu lari lokal untuk orang berbadan gemuk dengan budget yang tetap bersahabat. Meskipun bantalan tidak setebal beberapa model khusus berat badan besar, Haze Vision tetap memberikan cushioning yang nyaman.
Baca Juga: 5 Sepatu Lokal Selevel New Balance untuk Jalan Kaki dan Motoran, Harga Jauh Lebih Murah
Upper mesh yang lembut namun kuat membantu menjaga bentuk sepatu sekaligus memberi ventilasi optimal. Desain sol yang cukup lebar juga membantu stabilitas kaki selama fase berjalan atau berlari. Dari segi harga, 910 Haze Vision umumnya dijual sekitar Rp 500 ribu hingga Rp 650 ribu, menjadikannya pilihan ekonomis tanpa meninggalkan kenyamanan.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut