- Sunscreen wajib dipakai harian untuk melindungi kulit dari flek hitam dan penuaan dini.
- Banyaknya pilihan membuat orang sering gonta-ganti sunscreen dengan formulasi berbeda.
- Kebiasaan ini memicu pertanyaan soal keamanan dan potensi efek bagi kulit.
Suara.com - Sunscreen menjadi salah satu skincare yang wajib dipakai setiap hari. Fungsinya adalah untuk melindungi kulit dari efek buruk paparan sinar matahari, seperti flek hitam dan penuaan dini.
Pilihan sunscreen pun semakin lama semakin banyak di pasaran. Hal ini membuat beberapa orang kerap gonta-ganti sunscreen karena ingin mencoba produk baru atau mengikuti tren.
Kebiasaan berganti-ganti sunscreen ini sering menimbulkan pertanyaan soal keamanannya bagi kulit. Mengingat setiap sunscreen memiliki kandungan dan formulasi yang berbeda.
Lalu, bolehkah gonta-ganti sunscreen? Apakah ada efek yang muncul jika sering gonta-ganti sunscreen?
Simak penjelasan dokter spesialis kulit berikut ini agar kamu bisa menggunakan sunscreen dengan aman dan tepat.
Bolehkah Gonta-ganti Sunscreen?
Bolehkah kita sering gonta-ganti sunscreen demi mencoba berbagai produk baru?
Kebiasaan ini sering dianggap wajar, tapi sebenarnya ada hal-hal yang perlu dipahami sebelum mengganti sunscreen sembarangan.
dr. Yusuf Ardian SpDVE, dokter spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika alias dokter spesialis Kulit dan Kelamin, menyebutkan bahwa gonta-ganti sunscreen bisa berbahaya. Tapi bisa juga tidak berbahaya.
Semua tergantung dari produk sunscreen dan pemahaman terhadap kebutuhan kulit.
Baca Juga: Face Mist atau Serum, Mana yang Lebih Dulu Dipakai? Ini Urutan yang Benar
Kalau gonta-ganti sunscreen tapi masih sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit, maka itu tidak berbahaya.
"'Dok, saya suka pakai sunscreen gonta-ganti merek. Apakah berbahaya?'. Jawabannya, bisa saja berbahaya. Bisa saja tidak berbahaya," jelas dr. Yusuf Ardian, dilansir pada Selasa (6/1/2026).
"Tidak (bahaya) asal mengenal jenis kulitnya, kebutuhan kulitnya apa. Karena sunscreen itu ada sunscreen fisik (physical sunscreen), sunscreen kimia (chemical sunscreen), kemudian ada sunscreen hybrid," imbuhnya.
Selama kandungan sunscreen yang diganti-ganti sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit, maka itu aman. Lalu, pastikan juga SPF yang dipilih minimal 30 agar perlindungannya tetap maksimal di kulit.
"Jadi bahaya atau tidaknya itu kembali ke masing-masing. Tapi jika sudah menemukan (sunscreen) yang pas dan sesuai dengan permasalahan kulitnya, memang lebih baik (tidak ganti). Karena kita mengganti produk yang baru kadang-kadang kulit harus beradaptasi," tandas sang dokter.
Kemudian, para dermatolog juga menyarankan bahwa berganti produk sunscreen sebaiknya dilakukan secara bertahap agar kulit punya waktu untuk adaptasi dan menunjukkan toleransi terhadap formula baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
Pilihan
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu dengan Bantalan Empuk, Cocok untuk Lansia Nyeri Lutut
-
Lansia Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Cek Rekomendasi yang Empuk Anti Nyeri Sendi
-
5 Bedak Padat Mengandung SPF, Lindungi Wajah dari Bahaya Fatal Sinar UV
-
CPNS 2026 Dibuka Kapan? Simak Informasi Terkini dan Prediksi Jadwalnya.
-
5 Salep Pereda Nyeri Sendi di Apotek, Cocok untuk Lansia yang Sering Sakit Lutut
-
5 Rekomendasi Panci Presto Anti Lengket dan Hemat Gas, Harga Terjangkau
-
5 Bedak Translucent yang Bagus dan Murah untuk Mengunci Makeup dengan Sempurna
-
Urutan Skincare Pagi dan Malam untuk Flek Hitam Usia 50-an, Harga Murah Meriah
-
5 Sepatu Gunung Lokal yang Lebih Murah dari Salomon, Kualitas Tak Kalah Premium
-
Cara Pakai Skincare yang Benar untuk Mencegah Penuaan Dini pada Kulit Wajah