Suara.com - Air fryer dan microwave merupakan dua peralatan dapur listrik yang semakin umum digunakan untuk kebutuhan rumah. Keduanya sama-sama praktis dan membantu menghemat waktu memasak. Jika ada yang bertanya air fryer dan microwave mana yang lebih hemat listrik? Jawabannya ada dalam artikel ini.
Microwave bekerja dengan memanfaatkan gelombang mikro untuk memanaskan molekul air di dalam makanan. Proses ini membuat makanan cepat panas dari dalam ke luar. Secara umum, microwave rumah tangga memiliki daya listrik berkisar antara 700 hingga 1.200 watt, tergantung ukuran dan fiturnya.
Karena proses pemanasan berlangsung sangat cepat, waktu penggunaan microwave biasanya singkat, hanya sekitar 2–5 menit untuk memanaskan atau memasak makanan sederhana. Inilah yang membuat konsumsi listrik microwave relatif efisien untuk kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, air fryer bekerja dengan sistem pemanas listrik dan kipas yang mengalirkan udara panas bersirkulasi tinggi. Cara kerja ini mirip oven mini tanpa minyak. Air fryer umumnya memiliki daya listrik lebih besar, yaitu sekitar 800 hingga 1.500 watt, bahkan beberapa model besar bisa lebih tinggi.
Selain itu, waktu memasak dengan air fryer cenderung lebih lama, berkisar antara 10–25 menit tergantung jenis makanan. Kombinasi daya tinggi dan durasi pemakaian yang lebih panjang membuat konsumsi listrik air fryer secara total sering kali lebih besar dibanding microwave.
Mana yang Lebih Hemat, Air Fryer atau Microwave?
Sebagai gambaran sederhana, jika microwave berdaya 1.000 watt digunakan selama 5 menit, konsumsi listriknya sekitar 0,083 kWh. Sementara air fryer berdaya 1.200 watt yang digunakan selama 15 menit akan mengonsumsi sekitar 0,3 kWh.
Dari perhitungan ini terlihat bahwa air fryer dapat mengonsumsi listrik hampir tiga hingga empat kali lebih besar dalam satu kali pemakaian, meskipun angka pastinya tergantung kebiasaan penggunaan dan spesifikasi alat.
Namun, tingkat boros listrik juga sangat dipengaruhi oleh fungsi yang digunakan. Microwave lebih efisien untuk memanaskan makanan, mencairkan bahan beku, atau memasak sederhana.
Sementara Air fryer lebih cocok untuk memasak makanan kering, memanggang, atau menggoreng tanpa minyak, yang memang membutuhkan suhu tinggi dan waktu lebih lama. Jika fungsi air fryer digantikan oleh oven listrik, justru air fryer bisa dianggap lebih hemat.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Microwave Low Watt untuk Keluarga Baru, Daya Mulai 400 Watt
Kesimpulannya, microwave cenderung lebih hemat listrik dibanding microwave jika dilihat dari daya dan lama pemakaian. Microwave lebih hemat untuk kebutuhan cepat dan sederhana, sedangkan air fryer unggul dari sisi hasil masakan meski konsumsi listriknya lebih besar.
Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan memasak dan pola penggunaan di rumah. Namun, jika Anda mencari microwave dan air fryer hemat listrik, berikut ini adalah rekomendasinya.
5 Rekomendasi Microwave dan Air Fryer Watt Rendah
1. SAMONO Microwave 23L Hemat Daya 450 Watt
Microwave ini ideal untuk kamu yang mencari alat dapur hemat listrik tanpa mengorbankan fungsi dasar seperti memanaskan atau mencairkan makanan. SAMONO Microwave memiliki daya listrik hanya 450 watt, termasuk kategori low watt yang membantu menekan penggunaan energi listrik di rumah.
Meski watt-nya rendah, unit ini tetap punya 5 tingkat pemanasan yang bisa disesuaikan kebutuhan, mulai dari defrost hingga penghangatan cepat. Cocok bagi keluarga kecil atau pengguna dengan kapasitas listrik terbatas seperti 900 VA. Harganya sekitar Rp988.700, relatif kompetitif untuk microwave berkapasitas 23 liter.
2. LG 20L Microwave Solo iwave Technology MS2042DB
LG 20L Microwave Solo adalah pilihan lainnya yang sekaligus menghadirkan teknologi i-wave untuk memasak lebih merata dan efisien. Meski kapasitasnya cukup besar untuk makanan keluarga, konsumsi listriknya masih tergolong efisien jika dibandingkan microwave konvensional bertubuh sama.
Biasanya, konsumsi daya microwave ini berada di kelas menengah (sekitar 700–800 watt), sehingga cukup hemat untuk rumah tangga sehari-hari. Microwave ini dipasarkan sekitar Rp1.101.450 dan cocok buat kamu yang ingin kombinasi performa bagus dan efisiensi energi yang cukup baik.
3. Panasonic Microwave NNST32NBTTE Solo Black 25L
Pilihan lain yang tak kalah hemat listrik adalah Panasonic solo microwave dengan kapasitas 25 liter. Dengan konsumsi daya yang umumnya sekitar 400–450 watt di level rendah (pengaturan pemanasan), microwave ini cocok untuk pemanasan makanan, membuat popcorn atau memanaskan minuman tanpa harus menyedot listrik besar.
Harganya di pasaran ada sekitar Rp2.134.000, sedikit lebih tinggi namun sebanding dengan kualitas Panasonic yang tahan lama dan hemat energi bila dipakai sesuai kebutuhan.
4. TASA Advance Air Fryer ADF30A 3Liter 600 Watt
Untuk air fryer yang hemat listrik, Advance ADF-30A hadir sebagai opsi ringan yang tetap efektif memasak tanpa minyak. Dengan daya sekitar 600 watt, alat ini tergolong rendah dibanding banyak air fryer yang sering mencapai 1.200 watt atau lebih, menjadikannya pilihan hemat untuk pemakaian harian.
Kapasitas 3 liter cukup untuk memasak makanan untuk 1-3 orang, cocok bagi rumah kecil atau pengguna yang ingin mengganti gorengan dengan versi lebih sehat. Harganya sekitar Rp471.900, ramah di kantong sekaligus menghemat listrik.
5. Mito Air Fryer Mito Low Watt AF1
Rekomendasi air fryer hemat listrik lainnya adalah Mito AF1 berkapasitas 4 liter. Mito dikenal sebagai brand yang banyak diminati di Indonesia dengan rating ulasan tinggi, dan meskipun dayanya sedikit lebih tinggi dibanding Advance model tadi, konsumsi listriknya tetap efisien untuk performa menggoreng tanpa minyak.
Alat ini ideal bagi keluarga kecil yang ingin memasak makanan sehat secara rutin. Dipasarkan sekitar Rp942.500, Mito AF1 adalah pilihan bagus bila kamu ingin alat yang efisien namun tetap memberi hasil masakan renyah.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Ramadan 2026, Taman Softball GBK Jadi Spot Ngabuburit dengan Pilihan Kuliner Beragam
-
Inovasi Berbasis Data, Tempat Sampah AI Srikandi Nusabin Peroleh Apresiasi dari Berbagai Kalangan
-
5 Pasta Gigi Pencegah Bau Mulut Selama Puasa Ramadan yang Ada di Alfamart
-
Promo Daging Sapi, Ayam, dan Seafood di Superindo untuk Stok Selama Ramadan
-
8 Rekomendasi Lotion Memutihkan Kulit di Alfamart Mulai Rp11 Ribuan
-
Apakah Boleh Bawa Sepeda di MRT? Ini 6 Rekomendasi Sepeda Stylish yang Lolos Masuk Gerbong
-
Jadwal Resmi Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Lewat Aplikasi PINTAR BI, Jangan Sampai Terlambat!
-
6 Sabun Mandi Batangan Murah Wangi Tahan Lama, Mudah Ditemukan di Alfamart atau Indomaret
-
5 Link Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026 yang Masih Dibuka, Tersedia Ribuan Kursi
-
Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!