Suara.com - Banyak pelari kini mencari sepatu lari lokal terbaik selevel Saucony karena ingin mendapatkan performa maksimal tanpa harus merogoh kantong terlalu dalam. Sepatu lari yang nyaman, responsif, dan stabil sangat penting bagi Anda, terutama jika sering latihan jarak menengah hingga jauh.
Merek lokal mulai menunjukkan kualitas yang semakin matang, dengan teknologi sol dan desain yang tidak kalah dari brand internasional. Berikut ini rekomendasi sepatu lari lokal terbaik selevel Saucony yang bisa jadi pilihan untuk mendukung aktivitas lari Anda.
1. Ardiles Nfinity Sense Pro
Ardiles Nfinity Sense Pro menyuguhkan desain yang modern dengan fokus pada responsivitas medium sampai panjang. Sol midsole-nya dibuat dengan busa yang empuk namun tetap memberikan pop ketika kaki menapak, sehingga Anda tetap merasakan dorongan saat melakukan sprint atau long run.
Upper dari Ardiles Nfinity Sense Pro menggunakan mesh bernapas yang membuat sirkulasi udara optimal tanpa mengurangi dukungan pada bagian midfoot. Struktur sol luar juga dirancang untuk traksi yang baik di permukaan aspal dan lintasan olahraga.
Dari sisi harga, sepatu lari ini biasanya dijual di kisaran Rp800 ribu, sebanding dengan performa yang mendukung pelari rekreasional hingga semi profesional.
2. 910 Nineten Fuji RCV
Untuk Anda yang mencari sepatu lari lokal terbaik selevel Saucony dengan karakter stabil tapi responsif, 910 Nineten Fuji RCV bisa menjadi opsi. Midsole sepatu ini dirancang untuk memberikan cushioning yang cukup empuk, sehingga cocok dipakai untuk running jarak menengah hingga jauh.
Bahan upper-nya memadukan mesh dan lapisan sintetis yang cukup kokoh, membantu mengunci kaki secara stabil saat berlari. Pola outsole juga memberikan gripping yang baik, sehingga aman digunakan pada berbagai kondisi lintasan.
Harga 910 Nineten Fuji RCV berada di kisaran Rp500 ribu.
3. Ortuseight Hyperfuse
Ortuseight Hyperfuse menjadi salah satu sepatu lari lokal terbaik selevel Saucony yang menawarkan keseimbangan antara cushioning dan responsivitas. Dilengkapi dengan midsole foam yang cukup tebal, sepatu ini mampu meredam benturan tanpa membuat langkah terasa berat.
Baca Juga: 6 Sepatu Lari yang Diskon di Sneakers Dept, Adidas Mulai Rp700 Ribuan
Upper mesh yang fleksibel membuat kaki tetap nyaman dan tidak cepat panas meskipun digunakan dalam durasi lari panjang. Sol luar karet memberikan traksi stabil di permukaan jalan aspal maupun treadmill.
Dari segi harga, Ortuseight Hyperfuse biasanya dibanderol sekitar Rp600 ribu, cocok untuk pelari yang ingin performa lari solid dengan harga kompetitif.
4. Kanky x Tirta Story Mizu
Kolaborasi Kanky dengan Tirta Story menghasilkan Kanky x Tirta Story Mizu, sepatu lari lokal dengan desain unik dan teknologi sol yang cukup baik. Midsole sepatu ini memiliki profil yang membantu meredam benturan sambil tetap memberi dukungan stabil saat kaki mendarat.
Upper dari Kanky x Tirta Story Mizu menggunakan material mesh berkualitas yang nyaman dan breathable, membantu sirkulasi udara di area kaki. Sepatu ini cocok dipakai untuk lari harian atau latihan tempo run.
Harga produk ini biasanya berkisar Rp400 ribu tergantung ukuran dan ketersediaan modelnya.
5. Logic Series Winner
Logic Series Winner merupakan pilihan lain dalam daftar sepatu lari lokal terbaik selevel Saucony yang patut dipertimbangkan. Dengan midsole berbusa yang cukup empuk, sepatu ini dirancang untuk memberi kenyamanan saat melakukan running panjang.
Busa pada midsole juga membantu mendistribusikan tekanan secara merata di telapak kaki. Upper knitted pada Logic Series Winner membuat sepatu terasa ringan dan fleksibel, sehingga cocok untuk Anda yang menyukai sensasi lari natural. Sol luar memberikan grip yang baik tanpa terasa kaku.
Dari sisi harga, sepatu ini umumnya dijual di kisaran Rp180 ribu saja.
Saat memilih sepatu lari lokal terbaik selevel Saucony, penting bagi Anda untuk mempertimbangkan jenis latihan yang sering dijalani. Jika lebih banyak lari jarak jauh, pilih sepatu dengan cushioning yang empuk dan stabil. Untuk latihan kecepatan atau interval, sepatu yang lebih responsif dan ringan bisa membantu performa Anda.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Waktu Sahur Sampai Jam Berapa? Ini Batas Akhirnya Menurut Ulama
-
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh Hari Ini 24 Februari 2026, Panduan Akurat dari Kemenag RI
-
3 Cara Menghasilkan Uang dari HP Tanpa Modal untuk THR Lebaran, Terbukti Cuan Maksimal
-
7 Serum Alpha Arbutin dan Niacinamide Ampuh Hempas Noda Hitam, Siap Glowing saat Lebaran
-
Promo Kue Kaleng Indomaret Alfamart 2026 Terbaru, Potongan Harga Gede-gedean untuk Lebaran
-
3 Resep Kue Kering Lebaran Tanpa Oven, Anti Ribet Cuma Pakai Teflon
-
Apakah STNK Bisa Digadai? Tak Cuma BPKB, Cek Syarat Lengkapnya
-
Cap Go Meh 2026 Libur atau Tidak? Cek Daftar Tanggal Merah Bulan Maret
-
Rahasia Puasa Nyaman: Pentingnya Sirkulasi Udara di Rumah
-
5 Kepribadian Unik Orang yang Suka Bangun Pagi Menurut Penelitian