Lifestyle / Komunitas
Minggu, 11 Januari 2026 | 09:21 WIB
buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)
Baca 10 detik
  • Buku memoar Aurelie Moeremans, Broken Strings, yang dirilis gratis, menceritakan pengalaman traumatis sejak usia 15 tahun.
  • Isi buku meliputi grooming, manipulasi emosional, kekerasan fisik dan seksual yang dialami Aurelie oleh pelaku bernama Bobby.
  • Penting adanya trigger warning karena buku ini menyajikan secara mentah kisah trauma, kekerasan, dan proses penyembuhan yang sensitif.

Buku ini menekankan betapa lambat proses manipulasi ini terjadi, sehingga pembaca mungkin merasa frustrasi melihat bagaimana korban sulit keluar dari lingkaran tersebut.

3. Kekerasan Fisik

Meski tidak selalu eksplisit, ada deskripsi tentang kekerasan fisik yang dialami Aurelie sebagai bagian dari hubungan abusif.

Kekerasan ini mencakup tindakan yang merusak tubuh dan meninggalkan luka fisik, yang digambarkan tanpa sensor untuk menunjukkan realitas kekerasan domestik.

Bagi penyintas kekerasan fisik, bagian ini bisa memicu respons fisik seperti ketakutan atau sakit hati.

Aurelie menulisnya sebagai bagian dari proses belajar menyelamatkan diri, tapi tetap saja, ini adalah konten yang berat.

4. Kekerasan Seksual

Salah satu aspek paling sensitif dalam buku adalah penggambaran kekerasan seksual yang dialami Aurelie. Ini termasuk eksploitasi seksual dalam konteks hubungan tidak sehat, di mana consent (persetujuan) sering diabaikan.

Trigger ini sangat kuat bagi korban pelecehan seksual, karena bisa membangkitkan ingatan traumatis.

Buku ini menyoroti bagaimana kekerasan ini sering disertai dengan rasa malu dan rasa bersalah yang salah tempat pada korban.

5. Trauma Masa Kecil dan Kehilangan Masa Muda

Cerita dimulai dari usia remaja Aurelie, yang membuatnya kehilangan masa muda yang seharusnya penuh kegembiraan.

Baca Juga: Sinopsis Broken Strings, Buku Aurelie Moeremans yang Angkat Isu Grooming

Trigger ini melibatkan tema childhood trauma, di mana pengalaman buruk membentuk kepribadian dan kehidupan dewasa.

Pembaca yang memiliki trauma serupa mungkin merasa sedih atau marah atas ketidakadilan yang digambarkan, terutama bagaimana Aurelie merasa dicuri waktunya oleh pelaku.

6. Kontrol dan Isolasi

Bobby digambarkan sebagai sosok yang mengendalikan segala aspek kehidupan Aurelie, termasuk karier, pertemanan, dan bahkan pikirannya.

Ini adalah bentuk abuse psikologis yang membuat korban merasa terjebak.

Trigger ini bisa memengaruhi pembaca yang pernah mengalami kontrol berlebih dalam hubungan, menyebabkan rasa claustrophobia emosional saat membaca.

7. Proses Penyembuhan dari Abuse

Meski buku ini juga tentang survival dan healing, deskripsi proses keluar dari siklus abuse bisa menjadi trigger bagi yang masih berjuang.

Load More