-
Aktris Aurelie Moeremans mengaku pernah menjadi korban Child Grooming saat remaja.
-
Kenali ciri Child Grooming seperti perubahan perilaku drastis dan hadiah mencurigakan.
-
Orang tua wajib membangun komunikasi terbuka guna mencegah manipulasi predator anak.
Suara.com - Istilah child grooming mendadak jadi perbincangan, setelah aktris Aurelie Moeremans melalui bukunya "Broken Strings" mengaku pernah menjadi korban grooming di usia 15 tahun.
Sebagai informasi, child grooming adalah kondisi di mana seorang anak dalam manipulasi atau kontrol orang yang lebih dewasa darinya.
Teknik ini sering kali digunakan predator untuk mengeksploitasi atau melalkukan pelecehan seksual pada anak.
Bahkan, tindakan ini bisa dialami anak secara langsung maupun online ketika menjalin hubungan dengan orang yang lebih dewasa.
Karena dampaknya yang begitu besar pada masa depan anak, orang tua perlu mengenali ciri-ciri anak menjadi korban child grooming.
Tanda-tanda Anak Jadi Korban Grooming
Berikut ini, tanda-tanda yang biasa terlihat pada anak-anak korban manipulasi atau kontrol dari orang dewasa.
1. Perubahan Perilaku yang Drastis
Salah satu tanda paling nyata adalah perubahan sikap anak secara tiba-tiba. Anak yang biasanya terbuka mungkin berubah menjadi berikut ini.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Promo Alat Elektronik di Opening Hartono Pakuwon Mall Jogja, Diskon hingga 80 Persen!
- Tertutup dan Menarik Diri: Anak sering mengurung diri dan menjauh dari keluarga serta teman sebaya.
- Perilaku Regresif: Menunjukkan perilaku yang tidak sesuai usianya, misalnya kembali mengompol padahal sudah remaja.
- Mood Swings: Sering terlihat murung, cemas, mudah marah, atau merasa gelisah tanpa alasan yang jelas.
2. Hubungan Mencurigakan dengan Orang Dewasa
Pelaku grooming biasanya akan memposisikan diri sebagai sahabat terbaik anak. Karena itu, Anda sebagai orangtua harus mewaspadai hal berikut ini.
- Anak memiliki teman dekat pria atau wanita dewasa yang usianya terpaut jauh.
- Anak terus-menerus membicarakan sosok orang dewasa tersebut dengan nada kagum.
- Anak menghabiskan waktu terlalu banyak dengan orang dewasa itu hingga mengabaikan sekolah atau hobi lamanya.
3. Hadiah dan Uang Tanpa Asal-usul
Waspadalah jika anak tiba-tiba memiliki gadget baru, uang jajan berlebih, atau hadiah mewah yang tidak diketahui sumbernya.
Pelaku sering menggunakan materi untuk mengikat anak agar merasa berhutang budi atau merasa istimewa.
4. Obsesi Tersembunyi pada Gadget
Berita Terkait
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?
-
Apa Pendidikan Aurelie Moeremans? Berani Tulis Buku Broken Strings tentang Grooming
-
9 Potret Aurelie Moeremans yang Jadi Korban Grooming Usia 15 Tahun
-
Silsilah Keluarga Aurelie Moeremans, Jadi Korban Grooming Usia 15 Tahun
-
7 Trigger Warning Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
-
Listrik Rumah Cuma 450 Watt? Ini 3 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung Panasonic, Dijamin Anti Jeglek
-
8 Minuman Penurun Kolesterol, Cocok Dikonsumsi Setelah Makan Daging Kurban
-
31 Ucapan Hari Raya Waisak yang Singkat, Penuh Makna, dan Menyentuh Hati
-
Out of the Boox, Gudang Buku 2026 Hadir Kembali di 12 Kota!
-
Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda
-
Apa Saja yang Dilakukan saat Hari Raya Waisak? Mengenal Hari Tri Suci Umat Buddha
-
Di Tengah Tren Kerja Remote, Komunitas WFC Journal Jadi Ruang Baru untuk Merasa Tidak Sendirian
-
5 Amalan dan Bacaan Doa di Hari Tasyrik yang Dianjurkan setelah Iduladha
-
Puasa Setelah Idul Adha Kapan Lagi? Ini Alasan Kenapa Kita Dilarang Berpuasa