Pelaku sering memberikan pujian, hadiah, atau perlakuan istimewa yang tidak wajar dibandingkan orang dewasa lain.
2. Berusaha menghabiskan waktu sendirian dengan anak
Mereka mencari kesempatan untuk bersama anak tanpa pengawasan orang tua atau orang dewasa lain.
3. Mengaburkan batasan fisik dan emosional
Pelaku mungkin memulai dengan sentuhan yang tampak tidak berbahaya, seperti memeluk berlebihan, lalu meningkat secara bertahap.
4. Meminta anak menyimpan rahasia
Pelaku sering mengatakan bahwa hubungan atau percakapan mereka adalah "rahasia khusus" agar anak tidak bercerita kepada orang lain.
5. Menggunakan manipulasi emosional
Pelaku dapat berpura-pura sedih, marah, atau kecewa jika anak menolak permintaan mereka, sehingga anak merasa bersalah.
Baca Juga: Berapa Harga Buku Broken Strings Versi Cetak? Segera Rilis usai Ebook-nya Viral
6. Aktif mendekati anak secara daring
Di dunia digital, pelaku sering berpura-pura menjadi teman sebaya, menggunakan identitas palsu, atau perlahan mengarahkan percakapan ke topik seksual.
7. Meremehkan peran orang tua atau pengasuh
Pelaku bisa menjelekkan orang tua agar anak merasa hanya pelaku yang memahami dan peduli padanya.
Pencegahan Child Grooming
Pencegahan child grooming memerlukan peran aktif orang tua, pendidik, dan masyarakat. Orang tua perlu membangun komunikasi terbuka dengan anak, mengajarkan batasan tubuh, serta mengedukasi anak tentang bahaya interaksi daring.
Anak juga perlu diyakinkan bahwa mereka dapat bercerita tanpa takut disalahkan. Selain itu, pengawasan penggunaan internet dan media sosial menjadi langkah penting di era digital.
Child grooming adalah bentuk kejahatan serius yang sering tersembunyi di balik sikap ramah dan perhatian palsu.
Dengan memahami apa itu child grooming dan mengenali ciri-ciri pelakunya, masyarakat dapat lebih waspada dan berperan aktif dalam melindungi anak-anak.
Kesadaran, edukasi, dan keberanian untuk melapor adalah kunci utama dalam mencegah serta memutus rantai kejahatan ini.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
6 Zodiak yang Bakal Dihujani Keberuntungan di Bulan Juni 2026
-
3 Rekomendasi Lip Tint Tahan Lama, Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
-
6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?
-
Kopi Plant-Based Kian Digemari, Susu Kelapa Hadirkan Sensasi Gurih dan Creamy
-
Link Download Naskah Pidato Kepala BPIP untuk Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
-
7 Sunscreen Stick Non-Comedogenic yang Nyaman untuk Kulit Berminyak dan Rentan Jerawat
-
4 Shio yang Diprediksi Keluar dari Masa Sulit pada Hari Ini, Hidup Mulai Lebih Tenang
-
Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 untuk Sekolah dan Instansi, Digelar Serentak 1 Juni
-
Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda