-
Psikolog Anastasia Satriyo ungkap 10 pola pikir menyimpang pelaku child grooming.
-
Pelaku sering memanipulasi tindakan eksploitasi dengan kedok rasa sayang dan perhatian.
-
Memahami cara berpikir pelaku penting untuk mencegah praktik menyalahkan korban.
Menurut Anastasia Satriyo, pelaku child grooming juga bisanya merasa dirinya berbeda dengan predator yang banyak diberitakan atau karena dirinya tidak kasar.
Distorsi ini membuat mereka merasa tetap menjadi orang baik, meskipun sedang melakukan eksploitasi secara halus.
4. Normalisasi dengan Kedok Bercanda
Pelaku child grooming juga sering mengaburkan batasan baik dan buruk, salah dan benar dengan dalih hanya bercanda.
Hal-hal yang terlihat normal ini lantas digeser pelan-pelan menuju tindakan eksploitasi.
5. Melempar Kesalahannya pada Orang Tua Korban
Anastasia Satriyo juga mengatakan pelaku sering merasa berhak mendekati korban karena menganggap orang tua korban lalai, yang disebut sebagai Blame Shifting.
Padahal, kurangnya perhatian orang tua tidak pernah menjadi alasan yang sah untuk mengeksploitasi seorang anak.
6. Melabeli Anak Dewasa Sebelum Waktunya
Baca Juga: Tips Memilih Sepatu Jalan Nyaman untuk Orang Tua, Ini 5 Rekomendasi yang Gak Bikin Pegal
Pelaku child grooming juga biasanya mencoba menghapus fakta adanya ketimpangan kuasa dengan menilsi anak di bawah umur sudah dewasa secara pola pikir dan berbeda dengan anak-anak seumuran lainnya.
Padahal, kematangan kognitif remaja tidak sama dengan kapasitas untuk memberikan persetujuan secara sadar dalam relasi dengan orang dewasa.
7. Memposisikan Diri sebagai Korban
Anastasia Satriyo juga mengatakan pelaku kerap menggunakan penderitaan pribadinya, seperti rasa kesepian untuk membebani anak yang disebut sebagai Self-Pity.
Misalnya, kata-kata seolah dirinya tak bisa hidup dengan anak tersebut adalah bentuk manipulasinya agar korbannya merasa bertanggung jawab atas kebahagiaan orang dewasa.
8. Ilusi Menjadi Penyelamat
Berita Terkait
-
Bantah Teror Hesti Purwadinata, Roby Tremonti Siap Lapor Polisi Jika Tak Ada Klarifikasi
-
Benarkah Aurelie Moeremans Pernah Menikah dengan Roby Tremonti?
-
Ramai Kasus Aurelie Moeremans, Bagaimana Tata Cara Menikah di Gereja Katolik?
-
Roby Tremonti Bicara Soal Surat Pembatalan Nikah dengan Aurelie Moeremans, Dipaksa Ngaku KDRT
-
Kronologi Kak Seto Dituduh Tak Tanggapi Aduan Ibu Aurelie Moeremans
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Puteri Indonesia 2026 Jadi Arena Pemberdayaan Perempuan, Finalis Didorong Bangun Dampak Nyata
-
Apakah Body Lotion Bisa Bikin Tumbuh Rambut? 5 Rekomendasi yang Ampuh Cerahkan Kulit
-
Fakta Menarik Rencana Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus Raksasa di Indonesia, Target 2028 Rampung
-
Belajar dari Kasus Mahasiswa FH UI, Grup Chat WA Berisi Chat Mesum dan Dark Jokes Bisa Dipidana?
-
5 Sunscreen yang Tidak Bikin Kulit Kusam, Bebas White Cast untuk Sehari-hari
-
Kulit Kusam Pakai Sunscreen Apa? Ini 5 Pilihan agar Kulit Lebih Cerah dan Glowing
-
Berapa Jumlah dan Siapa Saja Korban Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI?
-
Bedak Tabur Apa yang Tahan Lama untuk Kondangan? Ini 5 Pilihannya agar Makeup Flawless
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 24 untuk Harian, Kokoh dan Nyaman Mulai Rp800 Ribuan
-
Selain Grup Chat Mesum 16 Mahasiswa FH UI, Ini 15 Bentuk Kekerasan Seksual Lain yang Jarang Disadari