- Cap Go Meh 2026, penutup perayaan Imlek, akan dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026.
- Cap Go Meh berarti malam kelima belas dalam dialek Hokkien.
- Perayaan ini menandai puncak festival lampion tahunan Tionghoa.
Tradisi Cap Go Meh di Indonesia yang Ikonik
Di Indonesia, Cap Go Meh telah mengalami akulturasi budaya yang sangat kaya, menciptakan tradisi yang mungkin tidak ditemukan di negara lain:
1. Pawai Barongsai dan Liong
Tarian naga (Liong) dan singa (Barongsai) adalah simbol keberuntungan dan kekuatan. Masyarakat percaya bahwa kehadiran Barongsai dapat mengusir energi negatif dan roh jahat yang menghalangi rezeki di tahun yang baru.
2. Lontong Cap Go Meh
Inilah bentuk akulturasi nyata antara budaya Tionghoa dan Jawa. Lontong Cap Go Meh yang berisi opor ayam, sayur lodeh, sambal goreng ati, dan bubuk koya, merupakan pengganti Yuan Xiao (bola ketan) yang biasa disantap di Tiongkok.
Hidangan ini melambangkan keberuntungan, doa, dan asimilasi budaya yang harmonis.
3. Festival Tatung (Singkawang)
Jika Anda ingin melihat perayaan Cap Go Meh paling ekstrem dan megah, Kota Singkawang di Kalimantan Barat adalah tujuannya.
Tradisi Tatung melibatkan orang-orang yang "dirasuki" roh dewa atau leluhur untuk menunjukkan kekebalan tubuh terhadap benda tajam. Ini adalah atraksi wisata yang sudah mendunia.
Baca Juga: Daftar Tanggal Merah Long Weekend Januari 2026, Sambut Libur 3 Hari di Awal Tahun!
4. Melepas Lampion dan Doa di Klenteng
Malam purnama adalah waktu yang dianggap suci. Banyak orang mendatangi Klenteng atau Vihara untuk berdoa memohon kesehatan dan kemakmuran, kemudian diakhiri dengan menyalakan lampion merah yang menghiasi sudut-sudut kota.
Cap Go Meh bukan sekadar pesta pora, melainkan simbol harapan agar cahaya (lampion) selalu menerangi jalan kita di sepanjang tahun yang baru. Jadi, pastikan Anda mencatat tanggal 3 Maret 2026 di kalender Anda!
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam