Lifestyle / Female
Jum'at, 16 Januari 2026 | 11:47 WIB
Ilustrasi memakai cushion agar tidak crack. (Google AI Studio)
Baca 10 detik
  • Kulit yang lembap adalah kunci utama sebelum aplikasi cushion.
  • Aplikasi cushion harus menggunakan teknik menepuk (tapping).
  • Hindari penumpukan berlebih, khususnya di area lipatan wajah.

Area bawah mata dan garis senyum adalah area yang paling rawan crack karena wajah kita terus bergerak. Regina menyarankan untuk tidak menambah produk baru saat mencapai area ini.

Gunakan sisa-sisa produk yang masih menempel di puff setelah Anda meratakan cushion di area pipi dan dahi. Semakin tipis lapisan produk di area lipatan, semakin kecil kemungkinan makeup akan pecah atau bergeser.

5. Lakukan Layering secara Bertahap

Jika Anda merasa satu lapisan belum cukup menutupi noda hitam atau kemerahan, jangan langsung mengambil produk dalam jumlah banyak. Lakukan layering atau penambahan lapisan secara bertahap.

Mulailah dengan lapisan yang sangat tipis di seluruh wajah, lalu tambahkan sedikit demi sedikit hanya di area yang membutuhkan coverage lebih. Teknik thin layers jauh lebih efektif mencegah cakey dibandingkan satu lapisan tebal.

6. Akhiri dengan setting powder dan setting spray

Untuk pemilik kulit berminyak, mengunci cushion dengan bedak adalah keharusan. Namun, jangan gunakan bedak terlalu banyak. Gunakan loose powder yang ringan atau translucent powder dengan kuas besar atau puff kecil secara tipis-tipis.

Terakhir agar tidak geser, kunci kembali dengan setting spray agar makeup awet seharian.

Memakai cushion agar tidak crack sebenarnya bukan tentang seberapa mahal merek yang Anda gunakan, melainkan tentang teknik dan kontrol produk. Selamat mencoba trik di atas dan nikmati tampilan flawless sepanjang hari!

Baca Juga: Cari Cushion untuk Usia 50-an? Ini 5 Pilihan untuk Samarkan Garis Halus dan Kerutan

Load More