-
Durian Musang King memiliki daging tebal, biji kecil, dan rasa manis-pahit.
-
Harga mahal dipicu oleh perawatan pohon yang sulit dan biaya impor.
-
Varietas D-197 asal Malaysia ini sangat populer di pasar global sejak 2010.
Tak hanya soal tanah, pohon Musang King juga dikenal rentan terkena penyakit kanker batang yang menyebabkan daun rontok dan batang mengering.
Perawatan intensif inilah yang membuat biaya produksi membengkak, yang ujung-ujungnya berimbas pada harga jual buahnya.
3. Popularitas Global
Melansir Durian Delivery SG, nama asli varietas ini adalah 'Mao Shan Wang' yang berarti Raja Kucing.
Nama ini diambil dari lokasi asalnya di Malaysia yang dekat dengan gunung tempat tinggal banyak musang.
Dikenalkan pertama kali pada tahun 1990 dan resmi terdaftar di Kementerian Pertanian Malaysia dengan kode D-197, popularitasnya meledak pada tahun 2010.
Saat itu, pengusaha China mulai mempromosikannya secara besar-besaran, membuat permintaan dunia, termasuk Indonesia terhadap durian Musang King meningkat tajam hingga sekarang.
4. Ketersediaannya Terbatas
Meski peminatnya di Indonesia membeludak, pasokan Musang King masih sangat terbatas.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Ukuran Ban Honda Vario 125 dan Cara Memilihya, Sesuai Standar dan Aman
Sebagian besar stok yang ada di supermarket atau toko buah premium masih harus diimpor dari Malaysia.
Biaya logistik, pajak impor, ditambah ketersediaan barang yang tidak sebanyak durian lokal, otomatis membuat harganya melambung tinggi.
Dalam dunia ekonomi, semakin langka sebuah barang sementara peminatnya banyak, maka harganya akan semakin tinggi.
5. Proses Panen yang Sangat Hati-hati
Kualitas Musang King sangat dijaga mulai dari bibit hingga proses pemetikan.
Agar tekstur daging tetap kenyal dan tidak rusak, proses panen harus dilakukan dengan sangat hati-hati oleh tenaga ahli.
Berita Terkait
-
Terima Bantuan Dari 'Langit', Warga Desa Ekan Aceh Berikan Durian ke TNI AU
-
Warga Malaysia Bikin Geger di Apartemen Paris Gara-gara Durian, Netizen: Coba Goreng Ikan Asin
-
Buah Durian Mau Diklaim Malaysia Jadi Buah Nasional, Indonesia Merespons: Kita Rajanya!
-
Review Novel Pasta Kacang Merah: Terkait Luka Panjang Penyintas Lepra
-
Viral Pengantin Ubah Tradisi Lempar Bunga Jadi Lempar Durian, Netizen Ngamuk vs Ngakak
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Jelajah Rasa Dunia di Jakarta: MoreFood Expo 2026 Hadirkan Tren Kuliner Global dalam Satu Panggung
-
Cushion Dewy Finish untuk Kulit Apa? Intip 5 Rekomendasi Terbaiknya
-
5 Shio Paling Hoki pada 26 April 2026, Energi Kuda Logam Datangkan Rezeki Besar
-
Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat
-
Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?
-
5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering
-
5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
-
UNIQLO x Cecilie Bahnsen Debut di Indonesia, Koleksi Feminin Romantis Siap Jadi Statement Daily Wear