Suara.com - Saucony dan HOKA sama-sama dikenal sebagai merek sepatu lari berkualitas, tetapi punya karakter yang berbeda saat dipakai berlari.
Tak heran jika banyak pengguna yang bertanya, lebih baik sepatu Saucony atau HOKA untuk daily run?
Memilih sepatu untuk daily run tidak bisa asal nyaman di awal saja. Karena dipakai rutin, sepatu lari harus mampu menjaga kaki tetap nyaman, stabil, dan tidak cepat membuat lelah.
Agar tidak salah pilih, penting untuk memahami perbandingan Saucony dan HOKA untuk menentukan sepatu mana yang paling cocok untuk kebutuhan daily run.
1. Bobot Sepatu
Bobot sepatu sangat memengaruhi bagaimana kaki bekerja saat lari. Saucony umumnya lebih ringan. Ini membuat sepatu terasa lebih lincah dan tidak cepat membebani kaki, terutama saat kamu ingin lari dengan tempo yang lebih dinamis.
Sementara itu, HOKA rata-rata terasa sedikit lebih berat karena midsole-nya yang tebal, meskipun beberapa model seperti Rincon dan Clifton termasuk ringan. Namun secara keseluruhan, HOKA masih terasa “lebih berisi” di kaki.
Saucony lebih unggul kalau kamu lebih suka sepatu ringan dan cepat, sedangkan HOKA terasa lebih empuk meskipun sedikit lebih berat.
2. Bantalan
Bantalan menentukan seberapa baik sepatu itu menyerap benturan dan melindungi tubuh. Saucony menggunakan busa seperti PWRRUN & PWRRUN+ yang empuk tapi tetap punya respons, sehingga cocok untuk berbagai jenis lari.
Baca Juga: Jalan di Treadmill Sebaiknya Pakai Sepatu Apa? Jangan Salah Pilih, Ini Penjelasannya
Sementara itu, HOKA dikenal benar-benar unggul dalam hal bantalan. Ssolnya sangat tebal dan empuk, hampir seperti berlari di atas awan. Ini sangat membantu meredam benturan, terutama di permukaan yang keras.
Dari sisi ini, HOKA unggul untuk bantalan maksimal dan perlindungan sendi, sementara Saucony menawarkan bantalan yang lebih seimbang antara empuk dan responsif.
3. Kenyamanan
Kenyamanan bukan cuma soal bantalan, tetapi juga bagaimana rasanya dipakai untuk durasi lama. Saucony nyaman dipakai karena bobotnya ringan dan upper-nya breathable, jadi kaki tetap sejuk dan tidak cepat lelah.
Di sisi lain, HOKA unggul besar dalam kenyamanan keseluruhan berkat bantalan super empuknya. Banyak pelari merasa HOKA tetap nyaman bahkan setelah berlari jarak jauh atau dipakai seharian.
4. Responsivitas dan Transisi Langkah
Responsivitas memengaruhi sensasi dorongan saat berlari. Saucony terasa lebih responsif dan “hidup” berkat bantalan yang tidak terlalu empuk dan teknologi seperti Speedroll yang membantu langkah terasa lebih cepat dan efisien.
Berita Terkait
-
5 Sepatu Lari Mizuno Ternyaman untuk Kaki Lebar: Bantalan Empuk, Anti Lecet
-
5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari untuk Kaki Datar, Lari Nyaman Tanpa Rasa Sakit
-
Jalan di Treadmill Sebaiknya Pakai Sepatu Apa? Jangan Salah Pilih, Ini Penjelasannya
-
5 Sepatu Lari Terpopuler di Strava 2025: Desain Menarik, Ada Merek Lokal Murah
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda