Suara.com - Tidak terasa, sebentar lagi umat Muslim akan kembali menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan akan jatuh pada bulan Februari 2026. Bagi kamu yang merasa masih memiliki hutang puasa tahun lalu, penting untuk mengetahui batas waktu bayar utang puasa sebelum Ramadan 2026 tiba.
Bagi umat Islam, puasa Ramadan adalah kewajiban mutlak. Namun, ada kalanya kita terhalang oleh uzur syar'i seperti sakit, perjalanan jauh (safar), atau haid bagi wanita. Hutang ini wajib dibayar (Qada) sebelum datangnya Ramadan berikutnya.
Mengganti puasa Ramadan atau qadha hukumnya adalah wajib bagi umat muslim yang meninggalkannya karena udzur syar'i seperti sakit, haid, atau dalam perjalanan yang jauh. Namun, masih banyak yang sering menunda-nunda hingga akhir bulan Sya'ban.
Ada pula yang bertanya-tanya kapan sebenarnya batas waktu untuk membayar utang puasa Ramadan? Simak penjelasan berikut ini!
Batas Waktu Bayar Utang Puasa Ramadan
Menurut penjelasan Majelis Ulama Indonesia (MUI), waktu qadha puasa ini sebenarnya sangat lama, yaitu sudah bisa di mulai sejak berakhirnya Ramadan hingga datangnya Ramadan berikutnya. Umat Islam dianjurkan agar tidak menunda-nunda qadha puasa hingga mendekati batas waktu bayar utang puasa Ramadan 2026.
Melansir dari Kalender Hijriah Indonesia yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, 1 Ramadan 1447 H diprediksi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Dengan demikian, batas waktu bayar utang puasa menjelang Ramadan 2026 adalah Rabu, 18 Februari 2026 yang bertepatan pada hari terakhir bulan Sya'ban. Penetapan ini menjadi penting bagi umat Islam agar tidak melewati batas waktu bayar utang puasa sebelum Ramadan 2026.
Setelah fajar Ramadan pertama tiba kesempatan untuk menunaikan qadha telah tertutup dan kewajiban tersebut harus disikapi sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Baca Juga: Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puasa dan Amalan yang Gen Z Wajib Tahu
Membayar puasa Ramadan dengan berpuasa di hari lain caranya cukup mudah, yakni:
1. Menentukan hari puasa qadha
Puasa qadha dilakukan di luar bulan Ramadan dan tidak boleh dilaksanakan pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa, seperti Idul Fitri dan Idul Adha.
2. Berniat pada malam hari
Niat puasa qadha harus dilakukan sebelum waktu subuh sebagai penegasan bahwa puasa tersebut diniatkan untuk mengganti puasa Ramadan.
3. Melaksanakan sahur
Berita Terkait
-
Lupa Jumlah Utang Puasa Ramadan? Begini Cara Membayar yang Benar Menurut Ustaz
-
Tanggal Berapa Puasa Ramadan 2026 Dimulai: Ini Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puasa dan Amalan yang Gen Z Wajib Tahu
-
6 Hikmah Tradisi Munggahan Sebelum Puasa Ramadan untuk Umat Muslim
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
Terkini
-
4 Serum Retinol Lokal Murah untuk Pemula Usia 30an, Atasi Flek Hitam dan Minim Iritasi
-
5 Lip Liner Terbaik yang Anti Pudar dan Transferproof, Lengkap dengan Harganya
-
Perbedaan Parfum dan Cologne, Mana yang Wanginya Lebih Tahan Lama?
-
Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
-
Cowok Gemini Sifatnya seperti Apa? Begini Karakter, Kelebihan, dan Kekurangannya
-
5 Cushion yang Dilengkapi SPF 50, Hasil Makeup Matte dan Tahan Lama
-
Bedak Azzura untuk Tipe Kulit Apa? Cek Klaim, Harga, dan Review Penggunanya
-
3 Rekomendasi Sepatu Ortuseight untuk Daily Run 5 Km, Nyaman dan Responsif
-
5 Setting Spray Terbaik agar Makeup Tahan Keringat dan Minyak 24 Jam
-
Mewah di Tengah Hutan Ubud, K Club Hadirkan Wellness Pavilion Berteknologi Tinggi