Suara.com - Belakangan ini, isu kenaikan suhu dan paparan sinar matahari ekstrem makin sering dibicarakan. Peringatan tentang bahaya radiasi ultraviolet (UV) pun terus digaungkan karena dampaknya yang serius bagi kesehatan kulit.
Mulai dari kulit terbakar, penuaan dini, hingga risiko kanker kulit, semua bisa dipicu oleh paparan sinar UV berlebih. Karena itu, penggunaan tabir surya seperti sunscreen dan sunblock menjadi salah satu langkah perlindungan yang paling dianjurkan.
Namun, masih banyak orang yang menganggap sunscreen dan sunblock adalah produk yang sama. Bahkan, tidak sedikit pula yang menggunakan keduanya secara bersamaan dengan harapan perlindungan kulit jadi maksimal.
Lantas, apakah sunscreen dan sunblock boleh dipakai bersamaan? Atau justru kurang efektif? Untuk menjawabnya, kamu perlu memahami perbedaan keduanya terlebih dahulu.
Secara umum, sunblock dan sunscreen sama-sama berfungsi sebagai tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar UV saat beraktivitas di luar ruangan. Meski tujuan akhirnya serupa, keduanya memiliki perbedaan dari segi komposisi, cara kerja, hingga tingkat perlindungannya.
Perbedaan utama sunscreen dan sunblock terletak pada mekanisme kerjanya.
Sunblock dikenal sebagai physical sunscreen, sementara sunscreen disebut chemical sunscreen. Penyebutan ini bukan sekadar istilah, melainkan menggambarkan bagaimana masing-masing produk bekerja melindungi kulit.
Lalu, apakah sunblock dan sunscreen boleh digunakan secara bersamaan?
Berdasarkan sejumlah penelitian dan pendapat ahli, penggunaan keduanya secara berlapis atau dicampur justru tidak direkomendasikan. Kombinasi ini bisa mengganggu cara kerja masing-masing tabir surya, sehingga efektivitas perlindungan terhadap sinar UV malah berkurang.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tinted Sunscreen Hilangkan Flek Hitam Usia 45 Tahun ke Atas
Sunblock
Sunblock adalah tabir surya yang bekerja dengan cara menghalangi sinar UV agar tidak menembus kulit. Sesuai namanya, sunblock bertugas untuk “memblokir” paparan sinar matahari. Karena tidak menyerap ke dalam kulit, sunblock membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit yang berfungsi memantulkan sinar UV.
Inilah alasan mengapa sunblock disebut sebagai physical sunscreen. Lapisan pelindung tersebut bekerja layaknya cermin yang membelokkan sinar UV sebelum mencapai lapisan kulit yang lebih dalam.
Penggunaan sunblock secara rutin memberikan berbagai manfaat, di antaranya:
- Memantulkan dan membelokkan sinar UV dari permukaan kulit.
- Membantu mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari.
- Mengurangi risiko sunburn atau kulit terbakar.
- Memberikan perlindungan yang relatif lebih stabil terhadap sinar matahari
- Karena bekerja di permukaan kulit, sunblock sering direkomendasikan untuk pemilik kulit sensitif atau mereka yang mudah mengalami iritasi.
Sunblock biasanya mengandung bahan aktif mineral, seperti:
- Titanium dioxide
- Zinc oxide
Kedua bahan ini dikenal efektif sebagai pelindung fisik dari sinar UV. Beberapa produk juga mengombinasikannya dengan kandungan tambahan untuk membantu menjaga kesehatan skin barrier kulit, tergantung pada formulasi masing-masing merek.
Berita Terkait
-
4 Sunscreen Glutathione Lawan Kulit Kusam dan Penuaan Dini Akibat Sinar UV
-
Isu Keamanan Produk, DRW Skincare Buka Pendampingan Medis Gratis bagi Pasien Terdampak
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen Hilangkan Flek Hitam Usia 45 Tahun ke Atas
-
5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
-
Terpopuler: Rekomendasi Suncreen Anti Abu-Abu, Kandungan Skincare yang Perlu Dihindari
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
5 Night Cream untuk Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
-
5 Moisturizer Untuk Kulit Kering di Cuaca Panas dan Angin
-
7 Fakta Menarik Mike Octavian: Dulu Manusia Silver Kini Jadi Model, Ada Turunan Belanda dari Kakek
-
Apakah Ada Kulkas Tanpa Bunga Es? Intip 5 Rekomendasi Produknya Mulai Rp2 Jutaan
-
Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih
-
Apa Itu Whipping Whip Pink? Gas Nitrous Oxide yang Viral, Bukan Sekadar Krim Kocok
-
6 Rekomendasi BB Cream dengan Perlindungan SPF untuk Makeup Sehari-hari
-
5 Rekomendasi Pressed Powder Mulai Rp50 Ribu: Praktis buat Touch Up, Wajah Halus Bak Filter
-
Kisi-Kisi TKA SD 2026 Pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia
-
Apa Penyebab Angin Kencang di Sejumlah Daerah Hari Ini?