- Virus Nipah dapat menular dari hewan ke manusia dan melalui kontak dengan cairan tubuh orang atau hewan yang terinfeksi.
- Belum ada vaksin atau obat khusus, dan tingkat kematian bisa mencapai 40–75%.
- Pencegahan termasuk menghindari buah terkontaminasi, menjaga kebersihan, serta segera periksa ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala setelah bepergian ke daerah terdampak.
Suara.com - Virus Nipah kembali muncul di India dengan lima kasus terkonfirmasi di Benggala Barat. Berbagai negara pun merespons cepat terhadap situasi ini, termasuk Indonesia.
Dari lima kasus tersebut, termasuk dua perawat dan satu dokter di sebuah rumah sakit swasta, di mana dua perawat dilaporkan dalam kondisi kritis.
India saat ini pun berupaya menahan penyebaran virus Nipah dengan memberlakukan karantina, pelacakan kontak, dan pengawasan darurat di wilayah terdampak.
Di Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan hingga saat ini belum ada kasus konfirmasi virus Nipah.
Pemerintah terus memantau perkembangan situasi serta memperketat pengawasan terhadap orang, barang, hingga alat angkut dari negara yang melaporkan kasus.
Kemenkes juga telah mengeluarkan notifikasi atau disease alert terkait kejadian ini melalui laman infeksiemerging.kemkes.go.id.
Informasi Lengkap Virus Nipah: Penyebab, Gejala, Cara Penularan, dan Pengobatan
Virus Nipah (NiV) adalah virus zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia, biasanya dari kelelawar buah ke hewan ternak.
Melansir dari laman Siloam Hospital, wabah virus Nipah pertama kali ditemukan pada 1999 di Malaysia, tepatnya di sebuah peternakan babi dekat Sungai Nipah.
Baca Juga: Ancaman Baru Virus Nipah: Tingkat Kematian 75%, Thailand Waspada, Apa Gejalanya?
Saat itu, penebangan hutan besar-besaran memaksa kelelawar berpindah ke kawasan peternakan dan menularkan virus ke babi.
Sejak itu, wabah virus Nipah hampir terjadi setiap tahun di beberapa negara Asia, terutama Bangladesh dan India.
WHO mengklasifikasikan virus ini sebagai patogen berisiko tinggi karena potensi penularan dan fatalitasnya.
Penyebab Virus Nipah
Virus Nipah biasanya menyebar dari kelelawar buah ke hewan ternak atau hewan peliharaan yang memiliki kontak langsung dengan manusia.
Selain itu, virus ini juga dapat menginfeksi manusia melalui beberapa cara, antara lain:
Berita Terkait
-
Ancaman Baru Virus Nipah: Tingkat Kematian 75%, Thailand Waspada, Apa Gejalanya?
-
Bukan Virus Baru, Ini 7 Hal yang Perlu Diketahui tentang Super Flu di Indonesia
-
Waspada! Ini 12 Gejala Super Flu pada Anak, Virus Mulai Merebak di Indonesia
-
Apa Itu EEHV? Virus Herpes Gajah yang Dikenal Mematikan, Begini Cara Penularannya
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
7 Rekomendasi Sunscreen untuk Pengendara Motor Sesuai Jenis Kulit
-
Bacaan Doa 'Allahumma Bariklana Fi Rajaba' Lengkap dengan Artinya
-
Kekayaan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang Pilih Jadi Petani Ketimbang Menteri Kepolisian
-
4 Pilihan Lipstik Lokal Anti-Geser untuk Pemakaian Sehari-hari
-
Alur Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Panduan agar Tidak Salah Langkah
-
Sertifikat Tanah Elektronik Apakah Wajib Dibuat Mulai 2026?
-
7 Gamis Terbaru 2026 Simple Elegan, Rompi Lepas Akan Jadi Tren!
-
POLLING: Mudik 2026 Kamu Naik Apa?
-
5 Krim Malam Lokal untuk Atasi Kulit Kendur Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai dari Rp20 Ribuan
-
Dari Jalur Ringan Hingga Ekstrem: Ini Dia Sepatu Hiking Terbaru yang Dirancang untuk Semua Tantangan