- Pengecekan BPOM memastikan keamanan regulasi produk kosmetik oleh lembaga pemerintah Indonesia.
- Pengecekan ingredients dilakukan untuk menghindari iritan spesifik dan memastikan kesesuaian dengan kebutuhan kulit individu.
- Kedua pengecekan saling melengkapi: BPOM menjamin legalitas nasional, sementara ingredients menganalisis komposisi personal dan potensi alergi.
Aplikasi seperti Skincarisma atau Cosmily juga berguna untuk scan label kemasan via kamera ponsel. Cara ini lebih personal karena kamu bisa mencari bahan spesifik, misalnya menghindari sulfat jika kulit sensitif.
Namun, dibutuhkan pengetahuan dasar tentang kimia kosmetik, dan hasilnya bersifat subjektif berdasarkan database global.
Mana Pengecekan Skincare yang Lebih Penting?
Meski keduanya saling melengkapi, ada perbedaan mendasar. Cek BPOM skincare lebih ke arah regulasi resmi dan keamanan nasional, fokus pada apakah produk legal dan tidak berbahaya secara umum.
Ini seperti "stempel persetujuan" dari pemerintah, yang wajib untuk produk dijual di Indonesia. Prosesnya cepat, resmi, dan tidak memerlukan keahlian khusus, tapi tidak detail tentang komposisi individu.
Sebaliknya, cek ingredients skincare lebih mendalam dan personal, memungkinkan analisis risiko alergi atau efek jangka panjang.
Ini bergantung pada database independen, sehingga lebih fleksibel tapi bisa membingungkan bagi pemula karena melibatkan istilah seperti "paraben-free" atau "non-comedogenic".
Dari segi kemudahan, cek BPOM lebih mudah dengan satu situs resmi. Sementara cek ingredients memerlukan banyak langkah yang rumit.
BPOM menjamin aspek hukum, tapi ingredients membantu adaptasi dengan tipe kulit. Contohnya, produk BPOM mungkin aman secara umum, tapi jika mengandung alkohol yang tinggi, bisa iritasi kulit kering. Maka, inilah peran cek ingredients.
Kelemahan cek BPOM adalah kemungkinan pemalsuan nomor. Sedangkan ingredients bisa disalahartikan jika tidak paham konteks formulasi.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Skincare untuk Mencerahkan Leher Hitam, Mulai Rp50 Ribuan
Untuk keamanan, selalu lakukan cek BPOM skincare dan cek ingredients skincare. Idealnya, lakukan keduanya sebelum membeli: verifikasi BPOM dulu, lalu teliti ingredients skincare.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
Terkini
-
Asal-usul Es Gabus, Jajanan Jadul yang Viral Dikira Terbuat dari Spons
-
5 Rekomendasi Skincare untuk Mencerahkan Leher Hitam, Mulai Rp50 Ribuan
-
Apakah Physical Sunscreen Aman untuk Ibu Hamil?
-
3 Zodiak Ini Diprediksi Makin Tajir Melintir Hari Ini 28 Januari 2026, Scorpio Semringah
-
5 Serum Peptide untuk Samarkan Kerutan di Usia 50 Tahun, Hasilnya Seperti Botox
-
5 Skincare Mengandung Centella Asiatica untuk Perbaiki Skin Barrier
-
5 Cushion Lokal SPF 50 untuk Samarkan Keriput dan Flek Hitam Usia 55 Tahun
-
Ario Bayu Bintangi Film Sepenuhnya Indonesia, Cerita Hangat tentang Nilai yang Mulai Terlupa
-
Pertolongan Pertama saat GERD Kambuh, Ini 5 Langkah yang Bisa Dilakukan
-
4 Sepatu Trail Running Murah di Bawah Rp500 Ribu, Nyaman untuk Lari di Medan Berat