Lifestyle / Relationship
Rabu, 28 Januari 2026 | 15:35 WIB
Ilustrasi Ciri-ciri Cowok Love Bombing  (freepik)

Suara.com - Gisella Anastasia belakangan menjadi perbincangan publik karena pandangannya yang jujur tentang fenomena love scamming dan love bombing.

Topik tersebut diceritakan oleh Gisella Anastasia saat promosi film "Balas Budi" yang dibintanginya. Ia mengaku pernah berada di fase terbuai oleh perhatian berlebihan di awal hubungan.

Di momen promosi film tersebut, Gisella Anastasia mengatakan pengalamannya tak sedalam cerita karakter yang ia perankan dalam film.

Pasalnya karakter Talita (bintang utama film 'Balas Budi') yang ia perankan adalah korban love bombing yang baginya terasa ekstrem dan terstruktur. 

Pengalaman Talita membuatnya teringat pengalaman pribadinya. Karenanya ia secara reflektif menceritakan bagaimana perhatian yang "terlalu manis" justru bisa menjadi tanda bahaya.

Gisella menekankan bahwa ia beruntung mampu menyeimbangkan perasaan dengan logika.

Baginya, hubungan tidak cukup dijalani dengan cinta semata, tetapi juga akal sehat. Pesan terpenting yang ia sampaikan adalah pentingnya mendengarkan intuisi sejak awal.

Gisella Anastasia menceritakan perannya di film Balas Budi, dalam acara jumpa pers di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026). [Tiara Rosana/Suarac.com]

Pernyataan ini pun langsung mendapat respons luas dari warganet karena terasa sangat relate dengan dinamika hubungan masa kini, terutama di tengah maraknya manipulasi emosional yang sering dimulai dari perhatian berlebihan.

Dari pengalaman Gisella, kita bisa belajar bahwa tidak semua sikap romantis di awal hubungan patut dianggap sebagai bukti cinta sejati. Bisa jadi, itu adalah bagian dari love bombing.

Baca Juga: Gisella Anastasia Ungkap Tanda-tanda Love Scamming: Kalau Sudah Bahas Uang, Wajib Waspada

Bagi yang belum mengerti, love bombing didefinisikan sebagai bentuk manipulasi emosional di mana seseorang, dalam konteks ini sering dilakukan oleh cowok, memberikan perhatian, pujian, dan kasih sayang secara berlebihan dalam waktu singkat.

Tujuannya bukan semata-mata mencintai, melainkan menciptakan keterikatan emosional agar pasangannya bergantung secara psikologis.

Pelaku love bombing biasanya sangat pandai membaca emosi. Ia tahu kapan harus memuji, kapan memberi perhatian ekstra, dan bagaimana membuat pasangannya merasa "dipilih" dan istimewa.

Faktor penyebabnya beragam, mulai dari rasa tidak aman, kebutuhan untuk mengontrol, trauma hubungan masa lalu, hingga keinginan untuk mendominasi.

Ciri-ciri Cowok Love Bombing yang Perlu Diwaspadai

ilustrasi pasangan love bombing. (Pexels.com/Mnn Quang)

Agar tidak terjebak, berikut ciri-ciri cowok love bombing yang sering muncul secara bertahap:

1. Terlalu Intens di Awal Hubungan

Load More