Lifestyle / Male
Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:07 WIB
Ressa Rizky Rossano kini diakui sebagai anak Denada. [YouTube/Denny Sumargo]

Suara.com - Perjuangan panjang Ressa Rizky Rossano mendapat pengakuan sebagai anak biologis dari Denada akhirnya menemukan titik terang.

Adapun pemuda 24 tahun asal Banyuwangi ini melayangkan gugatan perdata sebesar Rp7 miliar terhadap penyanyi Denada di Pengadilan Negeri Banyuwangi atas dugaan penelantaran anak.

Namun, di balik angka gugatan yang fantastis tersebut, terungkap sebuah kisah pedih tentang kerinduan seorang anak akan pengakuan ibunya.

Setelah ramai jadi sorotan, Denada kini akhirnya mau berbesar hati untuk mengakui Ressa sebagai anak.

Sosok Ressa memang sukses menarik perhatian publik yang hendak mengetahui siapa ia sebenarnya.

Publik mulai menguliti apa pekerjaan Ressa dan bagaimana perjalanan hidupnya hingga akhirnya Denada mau mengakui status si pemuda asal Banyuwangi ini sebagai anak.

Semua jawaban atas pertanyaan tersebut dirangkum dalam profil Ressa Rizky Rossano berikut.

Profil Ressa Rizky Rossano: Hampir dua dekade berpisah dari sang ibunda

Denada ngaku prioritaskan anak, tapi diduga buang Ressa. [YouTube]

Ressa tidak tumbuh besar di lingkungan selebritas, kendati diketahui sebagai anak Denada.

Baca Juga: Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi

Sejak usia 10 hari, ia diserahkan kepada ibu angkatnya, Ratih Puspita Dewi, di Bandara Juanda, Surabaya.

Ia dibesarkan di Banyuwangi dengan kondisi ekonomi yang jauh berbeda dari kehidupan glamor sang ibu kandung.

Konflik antara Ressa dengan sang ibunda bermula dari pengakuan Ressa bahwa dirinya adalah anak biologis Denada yang lahir pada tahun 2002.

Menurut penuturan ibu angkatnya, Ratih Puspita Dewi, Ressa diserahkan kepada keluarganya saat masih berusia 10 hari melalui perantara nenek Denada di Bandara Juanda, Surabaya.

Selama 24 tahun, Ressa tumbuh besar tanpa mengetahui identitas aslinya hingga akhirnya ia mengetahui kebenaran tersebut saat duduk di bangku SMP.

Ada satu hal yang memicu luka mendalam bagi Ressa.

Hal itu adalah perbedaan perlakuan yang ia rasakan dibandingkan dengan putri Denada yang lain, Aisha Aurum.

Ia merasa "dibuang" dan disembunyikan dari publik, sementara sang adik mendapatkan kasih sayang penuh.

"Aku lihat di berita, di media, Ibu (Denada) berjuang habis-habisan buat Aisha. Sampai jual aset, sampai tinggal di Singapura demi kesembuhan Aisha. Aku sedih lihat adekku sakit, tapi di satu sisi aku tanya: 'Terus aku ini siapa?," bunyi pengakuan Ressa di hadapan Denny Sumargo, dikutip dari podcast Densu, Sabtu (31/1/2026).

Rekam jejak pendidikan Ressa Rizky: Masih dibiayai Denada?

Siapa ayah kandung Ressa anak Denada? (YouTube, Instagram)

Meski sempat terpisah, pihak Denada mengklaim tetap membiayai kebutuhan pendidikan Ressa hingga jenjang perguruan tinggi.

Diketahui Ressa telah menyelesaikan pendidikannya di salah satu universitas di Malang.

Ressa baru mengetahui identitas ibu kandungnya saat ia duduk di bangku SMP. Selama bertahun-tahun, ia diminta untuk merahasiakan statusnya tersebut demi menjaga nama baik dan karier sang ibu di dunia hiburan.

Adapun terkait profesinya, Ressa merupakan seorang pemuda yang aktif di media sosial (TikTok dan Instagram).

Ia sering membagikan konten keseharian dan hobi otomotif. Setelah kasusnya viral, ia juga mulai sering diundang ke berbagai podcast dan acara televisi untuk menceritakan kisah hidupnya.

Selain itu, ia kini mulai digandeng brand untuk live jualan di TikTok. 

Status Terkini Ressa sebagai anak Denada

Denada akhirnya memberikan pengakuan terhadap Ressa sebagai anak biologisnya.

Adapun setelah penantian panjang, Ressa tak lama lagi akan mendapatkan haknya yang ia telah nanti selama hampir dua dekade.

Namun, ada satu pengakuan dari Denada yang menepis tudingan bahwa ia menelantarkan anaknya.

Denada melalui kuasa hukumnya menerangkan bahwa dari dahulu ia selalu mengakui status Ressa.

"Diakui. Mba Denada itu tidak pernah tidak mengakui Ressa sebagai anaknya," ujar pengacara Denada, Iqbal dalam wawancara daring, Kamis (29/1/2026).

Iqbal juga menegaskan bahwa anak sang klien selalu dipenuhi kebutuhannya dari sang ibunda.

Kontributor : Armand Ilham

Load More