Lifestyle / Female
Selasa, 03 Februari 2026 | 11:32 WIB
Spesial Imlek, Hadinata Batik Sulap Porselen Klasik Tiongkok Jadi Batik Nusantara yang Memukau (Dok. Istimewa)
Baca 10 detik
  • Hadinata Batik meluncurkan Lunar Porcelain Collection, memadukan porselen Tiongkok dan filosofi batik Nusantara, di Pendopo.
  • Koleksi ini menampilkan dua motif utama, Bhawana (Burung Hong) dan Gracika, dalam berbagai busana siap pakai.
  • Hadir pula kolaborasi terbatas dengan Long Story Short untuk aplikasi motif Bhawana pada tas melalui teknik lukis tangan.

Suara.com - Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan harapan baru, keseimbangan, dan doa akan kemakmuran. Di tahun 2026 ini, semangat tersebut diterjemahkan ke dalam medium yang sangat Indonesia, yakni batik

Hadinata Batik menghadirkan Lunar Porcelain Collection, koleksi spesial Imlek yang merangkai keindahan porselen klasik Tiongkok dengan filosofi batik Nusantara, menghadirkan dialog budaya yang halus namun bermakna.

Diluncurkan melalui rangkaian acara eksklusif di Pendopo, koleksi ini tak sekadar menampilkan busana, melainkan sebuah pengalaman budaya. 

Lewat roadshow, mini talk show, sesi styling, hingga workshop, Hadinata Batik mengajak publik melihat batik dari perspektif yang lebih segar, sebagai karya hidup yang terus beradaptasi dengan zaman, tanpa kehilangan akarnya.

“Lunar Porcelain Collection adalah refleksi tentang harapan dan pembaruan,” ujar Albert Pratama, Direktur Hadinata Batik. 

Lewat motif Bhawana yang terinspirasi dari mitologi Tiongkok Burung Hong, kata dia, Hadinata Batik ingin menghadirkan batik yang bukan hanya indah secara visual, tetapi juga membawa makna tentang keseimbangan, ketenangan, keberuntungan, kemakmuran, dan awal yang baru.

Dua motif utama menjadi sorotan dalam koleksi ini, Bhawana dan Gracika. Bhawana tampil dengan karakter kuat, burung Hong sebagai simbol kebajikan dan kebangkitan, berpadu dengan lengkung megamendung biru-putih dan aksen warna hangat khas porselen klasik. 

Motif ini merepresentasikan ketenangan, keberlanjutan, dan refleksi mendalam, selaras dengan nilai Imlek dan filosofi hidup masyarakat Timur.

Sementara itu, Gracika hadir dengan nuansa lebih ringan dan dinamis. Motif ini menggambarkan harmoni dan keanggunan dalam keseharian, menjadi pilihan yang relevan bagi mereka yang ingin merayakan Imlek dengan sentuhan modern namun tetap berakar pada tradisi.

Baca Juga: Tren Baju Lebaran 2026 Ramai Diburu Gen Z Bandung: Renda Berlapis hingga Soft Pastel

Kedua motif tersebut diterjemahkan ke dalam berbagai lini busana siap pakai, mulai dari kemeja, blouse, dress, pakaian anak, hingga kain batik dengan potongan regular-fit khas Hadinata Batik dan pengerjaan detail yang menonjolkan craftsmanship. 

Sebagai highlight, Hadinata Batik juga menghadirkan Limited Edition Bhawana White Dress yang hanya tersedia secara eksklusif di Pendopo Living World Alam Sutera.

Eksplorasi budaya dalam Lunar Porcelain Collection tak berhenti pada kain dan busana. Hadinata Batik memperluas interpretasi motif Bhawana lewat kolaborasi dengan Long Story Short, brand tas lokal yang dikenal dengan pendekatan craftsmanship tinggi. 

Melalui teknik hand-painted, motif Bhawana diaplikasikan pada dua tas ikonis, Margie dan Milla, menjadikan setiap tas sebagai karya seni yang unik dan tak tergantikan.

“Batik mengajarkan kami tentang kesabaran dan ketelitian. Filosofi itu hidup di setiap elemen motif Bhawana,” tutur Yenni Nurisa, Deputy Director Hadinata Batik. 

Kolaborasi dengan Long Story Short ini kata dia juga dapat memperluas semangat ini lewat seni lukis tangan, menghasilkan karya yang bukan hanya indah, tapi juga bermakna.

Load More