- Hadinata Batik meluncurkan Lunar Porcelain Collection, memadukan porselen Tiongkok dan filosofi batik Nusantara, di Pendopo.
- Koleksi ini menampilkan dua motif utama, Bhawana (Burung Hong) dan Gracika, dalam berbagai busana siap pakai.
- Hadir pula kolaborasi terbatas dengan Long Story Short untuk aplikasi motif Bhawana pada tas melalui teknik lukis tangan.
Suara.com - Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan harapan baru, keseimbangan, dan doa akan kemakmuran. Di tahun 2026 ini, semangat tersebut diterjemahkan ke dalam medium yang sangat Indonesia, yakni batik.
Hadinata Batik menghadirkan Lunar Porcelain Collection, koleksi spesial Imlek yang merangkai keindahan porselen klasik Tiongkok dengan filosofi batik Nusantara, menghadirkan dialog budaya yang halus namun bermakna.
Diluncurkan melalui rangkaian acara eksklusif di Pendopo, koleksi ini tak sekadar menampilkan busana, melainkan sebuah pengalaman budaya.
Lewat roadshow, mini talk show, sesi styling, hingga workshop, Hadinata Batik mengajak publik melihat batik dari perspektif yang lebih segar, sebagai karya hidup yang terus beradaptasi dengan zaman, tanpa kehilangan akarnya.
“Lunar Porcelain Collection adalah refleksi tentang harapan dan pembaruan,” ujar Albert Pratama, Direktur Hadinata Batik.
Lewat motif Bhawana yang terinspirasi dari mitologi Tiongkok Burung Hong, kata dia, Hadinata Batik ingin menghadirkan batik yang bukan hanya indah secara visual, tetapi juga membawa makna tentang keseimbangan, ketenangan, keberuntungan, kemakmuran, dan awal yang baru.
Dua motif utama menjadi sorotan dalam koleksi ini, Bhawana dan Gracika. Bhawana tampil dengan karakter kuat, burung Hong sebagai simbol kebajikan dan kebangkitan, berpadu dengan lengkung megamendung biru-putih dan aksen warna hangat khas porselen klasik.
Motif ini merepresentasikan ketenangan, keberlanjutan, dan refleksi mendalam, selaras dengan nilai Imlek dan filosofi hidup masyarakat Timur.
Sementara itu, Gracika hadir dengan nuansa lebih ringan dan dinamis. Motif ini menggambarkan harmoni dan keanggunan dalam keseharian, menjadi pilihan yang relevan bagi mereka yang ingin merayakan Imlek dengan sentuhan modern namun tetap berakar pada tradisi.
Baca Juga: Tren Baju Lebaran 2026 Ramai Diburu Gen Z Bandung: Renda Berlapis hingga Soft Pastel
Kedua motif tersebut diterjemahkan ke dalam berbagai lini busana siap pakai, mulai dari kemeja, blouse, dress, pakaian anak, hingga kain batik dengan potongan regular-fit khas Hadinata Batik dan pengerjaan detail yang menonjolkan craftsmanship.
Sebagai highlight, Hadinata Batik juga menghadirkan Limited Edition Bhawana White Dress yang hanya tersedia secara eksklusif di Pendopo Living World Alam Sutera.
Eksplorasi budaya dalam Lunar Porcelain Collection tak berhenti pada kain dan busana. Hadinata Batik memperluas interpretasi motif Bhawana lewat kolaborasi dengan Long Story Short, brand tas lokal yang dikenal dengan pendekatan craftsmanship tinggi.
Melalui teknik hand-painted, motif Bhawana diaplikasikan pada dua tas ikonis, Margie dan Milla, menjadikan setiap tas sebagai karya seni yang unik dan tak tergantikan.
“Batik mengajarkan kami tentang kesabaran dan ketelitian. Filosofi itu hidup di setiap elemen motif Bhawana,” tutur Yenni Nurisa, Deputy Director Hadinata Batik.
Kolaborasi dengan Long Story Short ini kata dia juga dapat memperluas semangat ini lewat seni lukis tangan, menghasilkan karya yang bukan hanya indah, tapi juga bermakna.
Kolaborasi Hadinata Batik x Long Story Short ini pun dihadirkan secara terbatas dan eksklusif di Pendopo, menegaskan nilai keunikan dan apresiasi terhadap proses manual yang semakin langka di era produksi massal.
Melalui Lunar Porcelain Collection, Hadinata Batik kembali menegaskan perannya sebagai jembatan budaya, menghubungkan tradisi Tiongkok, filosofi Imlek, dan warisan batik Indonesia dalam satu narasi yang relevan dengan gaya hidup masa kini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Tips Mengatur Posisi Jendela Rumah Menurut Feng Shui untuk Mendatangkan Energi Positif
-
Roy Suryo Lulusan Mana? Kini Ditangkap Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Beda Pendidikan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Sama-sama Ditangkap di Kasus Ijazah Jokowi
-
Info Pemadaman Listrik Jogja Hari Ini, Sabtu 20 Juni 2026: Wilayah Gunungkidul Mati Lampu 3 Jam
-
Hari Laut Sedunia: Ketika Surfing Menjadi Cara Perempuan Merawat Kesehatan Mental
-
3 Krim Flek Hitam untuk Usia 40 tahun ke Atas Sesuai dengan Review Pengguna
-
4 Sunscreen Wardah SPF 50 Termurah yang Ringan dan Ampuh Cegah Flek Hitam
-
Dokter Tifa Dokter Apa? Ditangkap Polisi saat Ujian S3 Fakultas Kedokteran UI
-
Urutan Skincare Malam Somethinc untuk Atasi Kulit Kusam, Wajah Jadi Cerah Bercahaya
-
5 Trik Berpakaian Menurut Feng Shui yang Bikin Hoki dan Pancarkan Aura Positif