Suara.com - Nama Jeffrey Epstein tengah ramai dibicarakan publik dunia. Sosok miliarder kontroversial asal Amerika Serikat ini menjadi sorotan setelah jutaan dokumen hukum terkait kasus kejahatan seksual yang menjeratnya dibuka ke publik.
Dokumen itu menyeret banyak nama besar, mulai dari politisi, pebisnis teknologi, hingga tokoh berpengaruh global yang disebut pernah berada di lingkaran pergaulan Epstein.
Di balik skandal dan jaringan gelap yang mengelilinginya, satu pertanyaan terus memicu rasa penasaran yakni siapa sebenarnya Jeffrey Epstein dan dari mana kekayaannya berasal?
Pasalnya, Epstein dikenal hidup super mewah, memiliki jet pribadi, rumah-rumah elite, bahkan pulau pribadi.
Namun yang lebih mengejutkan, ia disebut tidak pernah menyelesaikan pendidikan kuliah. Lantas apa pekerjaan Jeffrey Epstein? Simak penjelasan berikut ini.
Latar Belakang Pendidikan
Jeffrey Edward Epstein lahir di Brooklyn, New York pada 20 Januari 1953. Ia berasal dari keluarga keturunan imigran Yahudi dan dikenal sebagai anak dengan kemampuan akademik cukup menonjol, khususnya di bidang matematika.
Sejak remaja, Epstein menunjukkan kecerdasan logika dan ketertarikan pada angka.
Ia menamatkan pendidikan menengah di Lafayette High School pada 1969, lalu sempat melanjutkan studi ke Cooper Union dan Universitas New York.
Namun, perjalanan akademiknya terhenti di tengah jalan. Epstein tidak pernah menyelesaikan pendidikan sarjana dan tidak memiliki gelar resmi dari universitas mana pun.
Baca Juga: Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Pekerjaan Utama: Manajer Keuangan Miliarder
Meski tak bergelar sarjana, Epstein sempat bekerja sebagai guru matematika dan fisika di Dalton School, sebuah sekolah swasta elit di Manhattan. Mayoritas murid di sekolah ini berasal dari keluarga superkaya dan kalangan atas Amerika Serikat.
Di sinilah titik balik hidup Epstein bermula. Walau masa kerjanya sebagai guru tidak berlangsung lama dan berakhir dengan pemecatan karena kinerja yang dinilai kurang memuaskan, lingkungan sekolah elit tersebut mempertemukannya dengan orang-orang berpengaruh di dunia keuangan.
Saat mengajar, Epstein diketahui menjadi tutor pribadi bagi anak Alan Greenberg, CEO bank investasi Bear Stearns. Hubungan inilah yang membuka pintu Epstein ke Wall Street.
Tak lama kemudian, ia direkrut untuk bekerja di Bear Stearns dan mulai menapaki dunia perbankan investasi.
Kariernya di sektor keuangan berkembang pesat. Epstein dikenal piawai membaca peluang, menyusun strategi keuangan, dan membangun relasi dengan klien-klien kelas atas. Pada 1982, ia mendirikan perusahaan sendiri bernama J. Epstein & Co.
Melalui J. Epstein & Co, Epstein berperan sebagai manajer keuangan dan konsultan pajak bagi orang-orang superkaya. Perusahaannya hanya melayani klien dengan kekayaan di atas USD1 miliar, menjadikannya firma eksklusif yang tertutup dari sorotan publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta
-
DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional
-
15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!
-
YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi
-
BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global
-
Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana
-
Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya