Selain tokoh dan lokasi, Indonesia juga kerap disebut dalam Epstein Files sebagai bagian dari laporan ekonomi dan politik global. Beberapa dokumen menjadikan Indonesia sebagai bahan briefing, termasuk laporan JP Morgan tahun 2014 mengenai alokasi aset global dan kondisi ekonomi negara-negara berkembang.
Indonesia juga muncul dalam laporan GEM Equity Strategy Outlook 2014 milik Deutsche Bank AG yang bersumber dari Bloomberg LP. Dalam dokumen tersebut, Indonesia dicantumkan bersama negara lain dalam tabel dan analisis makroekonomi, tanpa kaitan personal dengan Epstein.
Nama Indonesia turut muncul dalam daily briefing dan buletin analisis geopolitik seperti The Shimon Post, yang membahas gejolak politik berbagai negara dan sempat menyinggung Presiden kedua RI, Soeharto, dalam konteks sejarah dan stabilitas regional.
Demikian itu fakta-fakta seputar Indonesia yang disebut 902 kali di Epstein Files. Meski Indonesia disebut ratusan kali, para ahli menegaskan bahwa kemunculan nama tokoh atau lokasi Indonesia dalam Epstein Files tidak otomatis menunjukkan keterlibatan dalam kejahatan seksual Epstein. Dosen hukum pidana Universitas Gadjah Mada, Muhammad Fatahillah Akbar, menilai bahwa dokumen hukum dan intelijen sering memuat rujukan luas yang bersifat administratif, informatif, atau historis.
Hingga kini, belum ada temuan resmi yang menyatakan adanya hubungan langsung antara tokoh Indonesia atau aktivitas di Indonesia dengan tindak pidana yang dilakukan Epstein. Epstein sendiri telah meninggal dunia pada 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks, dengan kematian yang hingga kini masih menyisakan kontroversi.
Dalam konteks ini, penyebutan Indonesia sebanyak 902 kali lebih mencerminkan luasnya jaringan arsip, perjalanan, dan dokumentasi Epstein, ketimbang bukti keterlibatan langsung pihak Indonesia dalam kejahatan tersebut.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan