Lifestyle / Komunitas
Kamis, 05 Februari 2026 | 10:52 WIB
Jeffrey Epstein [DOJ]

Selain tokoh dan lokasi, Indonesia juga kerap disebut dalam Epstein Files sebagai bagian dari laporan ekonomi dan politik global. Beberapa dokumen menjadikan Indonesia sebagai bahan briefing, termasuk laporan JP Morgan tahun 2014 mengenai alokasi aset global dan kondisi ekonomi negara-negara berkembang.

Indonesia juga muncul dalam laporan GEM Equity Strategy Outlook 2014 milik Deutsche Bank AG yang bersumber dari Bloomberg LP. Dalam dokumen tersebut, Indonesia dicantumkan bersama negara lain dalam tabel dan analisis makroekonomi, tanpa kaitan personal dengan Epstein.

Nama Indonesia turut muncul dalam daily briefing dan buletin analisis geopolitik seperti The Shimon Post, yang membahas gejolak politik berbagai negara dan sempat menyinggung Presiden kedua RI, Soeharto, dalam konteks sejarah dan stabilitas regional.

Demikian itu fakta-fakta seputar Indonesia yang disebut 902 kali di Epstein Files. Meski Indonesia disebut ratusan kali, para ahli menegaskan bahwa kemunculan nama tokoh atau lokasi Indonesia dalam Epstein Files tidak otomatis menunjukkan keterlibatan dalam kejahatan seksual Epstein. Dosen hukum pidana Universitas Gadjah Mada, Muhammad Fatahillah Akbar, menilai bahwa dokumen hukum dan intelijen sering memuat rujukan luas yang bersifat administratif, informatif, atau historis.

Hingga kini, belum ada temuan resmi yang menyatakan adanya hubungan langsung antara tokoh Indonesia atau aktivitas di Indonesia dengan tindak pidana yang dilakukan Epstein. Epstein sendiri telah meninggal dunia pada 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks, dengan kematian yang hingga kini masih menyisakan kontroversi.

Dalam konteks ini, penyebutan Indonesia sebanyak 902 kali lebih mencerminkan luasnya jaringan arsip, perjalanan, dan dokumentasi Epstein, ketimbang bukti keterlibatan langsung pihak Indonesia dalam kejahatan tersebut.

Kontributor : Mutaya Saroh

Load More