Suara.com - Nama Jeffrey Epstein mendadak muncul ke permukaan pasca terbukanya Dokumen Kehakiman Amerika Serikat, dikenal dengan sebutan Epstein Files, yang menunjukkan berbagai fakta mengejutkan tentang sosok tersebut.
Epstein memang sudah meninggal dunia pada 2019 lalu, tapi kisahnya terus saja mengalami perkembangan. Karena bersifat kontroversial masuk sebagai kejahatan modern.
Dirinya bukan hanya terkenal sebagai terpidana tindakan kejahatan seksual pada anak, namun sebagai figur yang diliputi misteri.
Usut punya usut, Epstein memiliki akses luas dalam lingkungan elite dunia. Sebut saja politisi, bangsawan, pengusaha maupun akademisi.
Ia mempunyai kekayaan yang luar biasa besar, berasal dari sumber tidak transparan dan jaringan lintas negara kuat. Sehingga, kasusnya masuk kategori tindakan kriminal tidak biasa.
Terlepas dari itu semua, kekayaan Jeffrey Epstein yang tembus puluhan Triliun, makin membuat banyak orang penasaran akan kisahnya. Berawal dari guru bisa berada pada posisi triliuner.
Seperti apa perjalanan karir Jeffrey Epstein yang awalnya guru bisa menjelma jadi sosok kaya raya di dunia? Simak penjelasan singkat berikut ini, hasil rangkuman dari berbagai sumber.
Latar Keluarga dan Pendidikan Jeffrey Epstein
Sosok triliuner bernama lengkap Jeffrey Edward Epstein ini lahir pada 20 Januari 1953 di Brooklyn, New York, Amerika Serikat.
Baca Juga: 7 Sumber Kekayaan Jeffrey Epstein yang Picu Skandal Epstein Files
Ia berasal dari keluarga Yahudi kelas menengah yang tidak memiliki pengaruh pada masanya. Ayahnya bernama Seymour Epstein, bekerja di Departemen Taman Kota New York.
Sedangkan ibunya yang bernama Pauline Epstein hanya seorang ibu rumah tangga biasa.
Dengan demikian, Jeffrey Epstein memang berasal dari keluarga biasa. Bahkan, tidak ada catatan publik yang menunjukkan kalau dia merupakan kalangan berpengaruh.
Ia tumbuh di wilayah perkotaan New York serta menempuh pendidikan tinggi pada Cooper Union dan New York University.
Meskipun berhasil masuk sekolah bergengsi, mendiang tidak pernah tercatat menyelesaikan pendidikan atau lulus menyandang gelar bergengsi.
Awal Karir Sebagai Guru Sekolah Elit di New York
Berita Terkait
-
Siapa Kafrawi Yuliantono yang Disebut dalam Epstein Files? Kenali Sosoknya
-
7 Sumber Kekayaan Jeffrey Epstein yang Picu Skandal Epstein Files
-
Baju Jeffrey Epstein di Bali Ramai Jadi Perdebatan, Pakai Batik Bapak Atau Versace?
-
Kekayaan Jokowi dan Sri Mulyani yang Namanya Muncul di Epstein Files
-
6 Karya Seni Aneh Koleksi Jeffrey Epstein, Dilelang dengan Harga Fantastis
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
6 Kombinasi Lipstik Ombre untuk Kulit Kuning Langsat, Bibir Makin Fresh dan Berdimensi
-
Satu Kalimat Bisa Bikin Pasar Goyang, Alasan Presiden Prabowo Perlu Pidato Pakai Teks
-
Candu Solusi Instan: Pemberdayaan UMKM atau Kegagalan Cipta Lapangan Kerja?
-
Kesan Singkat Berkendara Isuzu Traga AC yang Kini Dilengkapi Fitur Isuzu Link
-
Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok