-
- Perawatan kulit profesional berbasis sains dinilai penting untuk menjawab tantangan standar dan edukasi di industri estetika medis.
- Pendekatan dermatologi berbasis sains menjadi fondasi penguatan ekosistem estetika medis yang berkelanjutan.
- Science-based skincare mendorong praktik perawatan kulit yang lebih terukur, aman, dan berorientasi jangka panjang.
Suara.com - Di tengah pesatnya pertumbuhan industri estetika, perawatan kulit profesional di Indonesia masih dihadapkan pada tantangan konsistensi standar dan edukasi medis.
Pendekatan berbasis sains kerap kalah oleh klaim instan, padahal kesehatan kulit membutuhkan intervensi yang terukur, aman, dan berorientasi jangka panjang.
Kebutuhan akan sistem perawatan yang berbasis dermatologi semakin relevan seiring meningkatnya kesadaran pasien terhadap pentingnya evaluasi medis dalam menangani berbagai kondisi kulit.
Science-based skincare menjadi fondasi penting dalam membangun praktik estetika yang bertanggung jawab secara klinis.
Dalam konteks tersebut, idsMED Aesthetics secara resmi memperkenalkan Obagi Medical sebagai portofolio terbarunya di Indonesia dalam ajang idsMED Aesthetics Excellence Appreciation Award 2025 bertema “Bloom Beyond Time” yang digelar di Hotel Indigo Bintan Lagoi Beach.
Peluncuran ini menandai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem estetika medis nasional, khususnya pada segmen perawatan kulit profesional berbasis sains dan dermatologi.
Mulai tahun 2026, Obagi Medical menunjuk idsMED sebagai distributor eksklusif di Indonesia.
Momentum ini sekaligus menandai dimulainya kampanye #ALegacyReintroduced, yang bertujuan memperkenalkan kembali pendekatan dermatologis berbasis sains yang lebih relevan dengan perkembangan industri saat ini, dengan fokus pada edukasi medis, protokol klinis yang jelas, serta kolaborasi jangka panjang dengan dokter dan klinik.
Sebagai brand dermatologis asal Amerika Serikat dengan pengalaman lebih dari 35 tahun, Obagi Medical dikenal melalui pendekatan science-based skincare. Rangkaian perawatannya dirancang untuk menangani berbagai kondisi kulit, mulai dari jerawat, hiperpigmentasi, penuaan dini, hingga pemeliharaan kesehatan kulit jangka panjang.
Baca Juga: Kulit Berjerawat Pakai Sunscreen Physical atau Chemical? Ini 3 Produk Andalannya
Seluruh penggunaan produk dilakukan berdasarkan resep medis dan evaluasi profesional oleh dokter, termasuk penentuan kombinasi perawatan, konsentrasi bahan aktif, serta durasi penggunaan yang aman dan efektif.
Vice President of idsMED Aesthetics, Andy Rahardja, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menjangkau lebih dari 3.000 klinik di seluruh Indonesia.
“Penambahan Obagi Medical merupakan bagian dari visi kami untuk membangun ekosistem estetika medis yang komprehensif, mulai dari edukasi berkelanjutan, teknologi medis, hingga produk berbasis sains,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Head of Aesthetics idsMED, Marisa Theresia. Menurutnya, peluncuran ini memperkuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi estetika medis yang berorientasi pada kesehatan kulit jangka panjang.
Dukungan juga datang dari pihak prinsipal global yang meyakini kolaborasi ini dapat mendorong peningkatan standar perawatan kulit profesional di Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, pendekatan science-based skincare diharapkan semakin menjadi rujukan utama dalam praktik klinik estetika modern di Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD