Suara.com - Setiap memasuki Tahun Baru China, istilah Imlek dan Sincia ramai disebut. Namun, tidak sedikit orang yang masih menganggap keduanya memiliki arti yang sama. Padahal, jika ditelusuri lebih dalam, ada perbedaan mendasar yang penting untuk dipahami.
Mengetahui perbedaan Sincia dengan Imlek bukan sekadar soal istilah, tetapi juga tentang memahami makna budaya di balik perayaan tersebut.
Kesalahan penyebutan memang terlihat sepele, tetapi sebenarnya berkaitan dengan fungsi dan pengertiannya yang berbeda.
Lalu, apa sebenarnya yang membedakan Sincia dan Imlek? Berikut penjelasan lengkapnya agar kamu tidak lagi keliru dalam menyebutnya.
1. Perbedaan Arti
Sincia dan Imlek memiliki arti yang berbeda sejak dari asal katanya. Sincia berasal dari bahasa Hokkien (sin-chia) yang berarti bulan pertama di tahun yang baru. Jadi, Sincia merujuk langsung pada hari pertama pergantian tahun dalam tradisi Tionghoa.
Sementara itu, Imlek berasal dari kata (im-lèk) yang berarti kalender lunar atau kalender candra. Kata “im” berarti bulan, dan “lek” berarti kalender. Artinya, Imlek adalah sistem penanggalan yang menggunakan peredaran bulan sebagai patokan waktu.
Dari sini sudah terlihat jelas perbedaannya. Imlek adalah nama kalendernya, sedangkan Sincia adalah hari pertama tahun baru yang ditentukan berdasarkan kalender tersebut.
2. Fungsi Sincia dan Imlek
Baca Juga: Apakah Imlek Boleh Pakai Baju Putih?
Jika dilihat dari fungsinya, Imlek dan Sincia juga tidak sama. Imlek berfungsi sebagai sistem penanggalan tradisional masyarakat Tionghoa. Kalender ini digunakan untuk menentukan berbagai hari penting, termasuk Tahun Baru China.
Kalender Imlek sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu dan berkaitan erat dengan siklus musim. Dahulu, kalender ini membantu masyarakat menentukan waktu tanam dan panen.
Sebaliknya, Sincia berfungsi sebagai penanda dimulainya tahun baru. Jadi, Sincia adalah momen perayaan yang terjadi berdasarkan perhitungan kalender Imlek. Tanpa kalender Imlek, tidak akan ada penentuan kapan Sincia dirayakan.
3. Perbedaan Lama Waktu Perayaan
Perbedaan Sincia dengan Imlek juga bisa dilihat dari lamanya perayaan. Imlek sebenarnya mencakup rangkaian perayaan yang berlangsung selama 15 hari penuh.
Perayaan ini dimulai dari malam pergantian tahun, lalu berlanjut ke hari pertama, dan diakhiri dengan perayaan Cap Go Meh pada hari ke-15. Selama periode ini, berbagai tradisi dilakukan, seperti sembahyang, makan bersama keluarga, dan pertunjukan barongsai.
Sementara itu, Sincia hanya merujuk pada hari pertama Tahun Baru China saja. Jadi, Sincia adalah bagian dari rangkaian Imlek, bukan keseluruhan perayaannya.
4. Perbedaan Istilah di Indonesia
Di Indonesia, istilah Imlek jauh lebih populer dan sering digunakan secara resmi. Kata Imlek bahkan sudah tercatat dalam KBBI dan digunakan dalam penetapan hari libur nasional serta pemberitaan media.
Hal ini membuat masyarakat umum lebih familiar dengan sebutan Imlek untuk menyebut Tahun Baru China. Dalam konteks formal dan pemerintahan, istilah Imlek memang lebih sering dipakai.
Sementara itu, Sincia lebih banyak digunakan di lingkungan masyarakat Tionghoa, khususnya keturunan Hokkien. Istilah ini tetap hidup dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam ucapan selamat tahun baru.
5. Perbedaan Makna di Balik Tradisinya
Tradisi yang dilakukan saat Imlek dan Sincia sebenarnya sama. Namun, penekanan maknanya sedikit berbeda dalam pemahaman masyarakat.
Dalam konteks Imlek, tradisi seperti bersih-bersih rumah, memakai pakaian merah, menghias rumah dengan lampion, serta membagikan angpao dipandang sebagai bagian dari rangkaian perayaan besar selama 15 hari.
Sedangkan dalam konteks Sincia, tradisi tersebut lebih dimaknai sebagai simbol awal yang baru. Momen ini dianggap sebagai waktu untuk meninggalkan kesialan lama dan menyambut harapan, keberuntungan, serta kebahagiaan di tahun yang baru.
Demikianlah penjelasan lengkap terkait perbedaan Sincia dan Imlek yang perlu kamu ketahui. Semoga informasi tersebut bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Cara Daftar Mudik Gratis KAI 2026: Lengkap dengan Jadwal Keberangkatan dan Rute
-
Kenapa Kasur Hotel Selalu Nyaman? Ini Rahasia di Baliknya
-
Berapa Hari Puasa Ramadhan 2026? Ini Perhitungannya
-
5 Rekomendasi Sepeda Listrik dengan Garansi Baterai Lama, Aman buat Jangka Panjang
-
Cara Menukar Uang Baru Secara Resmi Melalui Aplikasi PINTAR Bank Indonesia
-
16 Ucapan Valentine untuk Caption IG dalam Bahasa Indonesia dan Inggris
-
35 Poster Ramadhan Anak SD untuk Pawai dan Link Download-nya
-
25 Link Download Poster Imlek 2026 Gratis dan Siap Cetak, Cocok untuk Ucapan Tahun Baru China
-
5 Rekomendasi Model Gamis Lebaran 2026, Kekinian untuk Berbagai Usia
-
25 Link Twibbon Hari Valentine 2026 untuk Ekspresikan Kasih Sayang