- Pernikahan Gen Z fokus pada ekspresi diri, personalisasi konsep, serta estetika modern seperti tema Petal Dreamscape di pameran Bridestory Market.
- Tren saat ini mengutamakan resepsi yang lebih intim, mengutamakan kualitas interaksi tamu daripada kuantitas undangan yang banyak.
- Perencanaan pernikahan Gen Z mengedepankan literasi finansial cerdas, memanfaatkan promo, serta mengadopsi teknologi digital untuk efisiensi acara.
Suara.com - Menikah bukan lagi sekadar seremoni sakral yang serba formal dan kaku. Bagi Gen Z, pernikahan adalah tentang pengalaman, ekspresi diri, dan momen yang terasa “gue banget”. Tak heran kalau tren wedding beberapa tahun terakhir bergerak ke arah yang lebih personal, intimate, dan estetik.
Fenomena ini juga terlihat di BCA Presents Bridestory Market 2026 yang digelar 12–15 Februari 2026 di ICE BSD City Hall 3–3A. Mengusung tema Petal Dreamscape, pameran ini memperlihatkan bagaimana generasi baru memaknai pesta pernikahan: romantis, dreamy, tapi tetap modern dan relevan dengan gaya hidup masa kini.
Lalu, kalau kamu Gen Z yang lagi merancang pernikahan impian, apa saja yang perlu diperhatikan?
1. Tentukan Konsep yang Merepresentasikan Kamu
Menurut Tamira Putri dari Bridestory, Gen Z cenderung tidak mau sekadar ikut pakem. Mereka ingin pernikahan yang terasa autentik. Apakah itu garden wedding yang intimate, resepsi modern minimalis, atau bahkan konsep yang lebih artsy dan eksperimental.
Tema Petal Dreamscape yang diusung Bridestory Market 2026 misalnya, menghadirkan eksplorasi flora yang imajinatif—kelopak bunga dramatis, instalasi dreamy, dan palet warna Charming Champagne (champagne metallic yang hangat) berpadu dengan merah burgundy dan tone organik seperti beige dan cokelat.
Warna-warna ini bahkan bisa diterapkan ke gaun pengantin. Bukan hanya putih klasik, tapi champagne yang lebih warm, atau sentuhan merah untuk kebaya maupun detail jas pengantin pria.
Intinya: pilih konsep yang terasa personal, bukan sekadar tren.
2. Intimate Is the New Luxury
Baca Juga: El Rumi Jawab Kabar Menikah dengan Syifa Hadju Pasca Lebaran
Kalau dulu resepsi identik dengan 1.000 undangan, kini banyak pasangan muda memilih 300–400 tamu saja. Bahkan tak sedikit yang membuat acara terpisah: satu resepsi besar untuk keluarga, satu lagi intimate celebration atau after-party khusus teman dekat.
Bagi Gen Z, kualitas interaksi lebih penting daripada kuantitas tamu. Mereka ingin benar-benar menikmati momen, bukan sekadar berdiri di pelaminan berjam-jam untuk foto formal.
Namun, satu hal yang tetap jadi faktor penentu: siapa yang membiayai. Karena dalam realitanya, kontrol konsep sering kali mengikuti sumber dana. Tak jarang pasangan menyiasatinya dengan membuat beberapa acara agar semua pihak tetap happy.
3. Budgeting Cerdas, Manfaatkan Promo
Gen Z dikenal melek finansial dan digital savvy. Mereka terbiasa membandingkan harga, mencari promo, dan memaksimalkan benefit.
Di BCA Presents Bridestory Market 2026, misalnya, pengunjung bisa menikmati berbagai penawaran seperti cashback, cicilan 0% hingga 12 bulan, hingga promo eksklusif untuk nasabah tertentu. Bahkan, menurut Noel Monique dari Bridestory, ada flash prize dan hadiah langsung bagi yang bertransaksi menggunakan metode pembayaran tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
-
Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027
-
DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN
-
Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81
-
Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun
-
DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026