Kita juga meminta keimanan yang kuat agar tidak mudah tergoda oleh kemalasan atau maksiat selama Ramadan. Bagian akhir doa menegaskan tauhid, bahwa bulan hanyalah makhluk Allah dan tidak memiliki kekuatan apa pun tanpa izin-Nya.
Berikut bacaan doanya:
Arab:
اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ
Latin:
Allâhumma ahillahu ‘alainâ bil yumni wal îmân, was salâmati wal islâm. Rabbî wa rabbukallâh.
Artinya:
“Ya Allah, terbitkanlah bulan sabit ini kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu adalah Allah.”
3. Doa Panjang Menyambut Ramadan
Masih dalam riwayat yang dihimpun Imam Abul Qasim Sulaiman bin Ahmad ath-Thabrani, terdapat doa panjang yang dibaca ketika Ramadan hadir.
Baca Juga: Muhammadiyah Puasa 2026 Mulai Kapan? Ini Jadwal 1 Ramadan dan Awal Tarawihnya
Doa ini sangat lengkap karena mencakup kebutuhan fisik dan spiritual. Kita memohon kesabaran agar mampu menahan lapar dan haus, serta keikhlasan agar ibadah bernilai pahala.
Selain itu, ada permohonan agar dijauhkan dari rasa malas, bosan, dan kantuk berlebihan. Ini penting karena tantangan terbesar di bulan puasa sering kali bukan lapar, tetapi rasa lelah dan kurang semangat.
Puncaknya adalah permohonan agar diberi kesempatan meraih Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Berikut bacaannya:
Arab:
اللهمَّ أَظَلَّ شَهْرُ رَمَضَانَ وَحَضَرَ، فَسَلِّمْهُ لِي وَسَلِّمْنِي فِيهِ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي، اللهمَّ ارْزُقْنِي صِيَامَهُ وَقِيَامَهُ صَبْرًا وَاحْتِسَابًا، وَارْزُقْنِي فِيهِ الْجِدَّ وَالْإِجْتِهَادَ وَالْقُوَّةَ وَالنَّشَاطَ، وَأَعِذْنِي فِيهِ مِنَ السَّآمَةِ وَالْكَسَلِ وَالنُّعَاسِ، وَوَفِّقْنِي فِيهِ لِلَيْلَةِ الْقَدْرِ
Latin:
Allâhumma adhalla syahru Ramadhâna wa hadhara, fa sallimhu lî wa sallimnî fîhi wa tasallamhu minnî. Allâhumma-rzuqnî shiyâmahu wa qiyâmahu shabran wahtisâban, warzuqnî fîhil jiddâ wal ijtihâda wal quwwata wan nasyâtha, wa a‘idzhnî fîhi minas sa’âmah wal kasali wan nu‘âs, wa waffiqnî fîhi lailatal qadr.
Artinya:
“Ya Allah, bulan Ramadan telah datang. Sampaikanlah aku kepadanya dan terimalah amalanku. Beri aku kesabaran dalam puasa dan shalat malam, karuniakan kesungguhan, kekuatan, dan semangat. Jauhkan aku dari malas dan lelah, serta pertemukan aku dengan Lailatul Qadar.”
4. Doa Memohon Ampunan di Bulan Ramadan
Doa ini sangat terkenal dan sering dibaca terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Doa ini diajarkan Rasulullah SAW kepada Sayyidah Aisyah RA ketika bertanya apa yang harus dibaca saat Ramadan.
Inti dari bulan suci adalah ampunan. Sebesar apa pun amal yang kita lakukan, tujuan akhirnya adalah mendapatkan maaf dan rahmat Allah. Berikut bacaannya:
Arab:
اللهمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latin:
Allâhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annî.
Artinya:
“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
5. Doa Rajab, Sya’ban, dan Ramadan
Doa ini sering dibaca sejak bulan Rajab sebagai bentuk persiapan menyambut Ramadan. Walaupun sebagian ulama menilai hadis ini lemah, isi doanya tetap baik karena berisi permohonan keberkahan dan umur panjang. Banyak umat Islam tetap mengamalkannya sebagai doa harian.
Berikut bacaan doanya:
Arab:
اللهمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Latin:
Allâhumma bârik lanâ fî Rajaba wa Sya‘bâna wa ballighnâ Ramadhâna.
Artinya:
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan.”
Itulah doa megengan puasa Ramadan Arab, latin, dan artinya yang bisa Anda amalkan untuk menyambut bulan suci. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi