Di sisi lain, suasana sahur sering menjadi momen kebersamaan keluarga yang jarang terjadi di luar Ramadan. Bangun dini hari bersama, saling mengingatkan waktu makan, hingga berbagi hidangan sederhana menjadi aktivitas yang memperkuat hubungan emosional antaranggota keluarga.
4. Sedekah Bernilai Tinggi
Menyiapkan makanan untuk buka atau sahur termasuk bentuk sedekah yang paling mudah dilakukan. Dalam Islam, sedekah tidak selalu berupa uang, tetapi juga bisa melalui makanan yang dibagikan kepada orang lain. Apalagi di bulan Ramadan, sedekah makanan memiliki nilai pahala yang lebih besar.
Banyak masyarakat Indonesia mempraktikkan hal ini melalui kegiatan berbagi takjil di jalan, di masjid, atau melalui lembaga sosial. Kebiasaan ini bukan hanya memperluas manfaat sosial, tetapi juga menghidupkan semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga.
Keutamaan Menyiapkan Buka Puasa dan Sahur
1. Pahala Khusus bagi Perempuan atau Anggota Keluarga yang Menyiapkan Hidangan
Dalam kehidupan sehari-hari, perempuan atau anggota keluarga yang menyiapkan makanan sering dianggap menjalankan tugas rutin biasa. Namun dalam perspektif ibadah, setiap usaha menyiapkan hidangan bagi orang yang berpuasa dapat menjadi ladang pahala besar.
Bahkan ketika seseorang tidak sedang berpuasa karena alasan syar’i seperti haid atau nifas, ia tetap bisa meraih pahala melalui aktivitas ini.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kesempatan meraih keberkahan Ramadan terbuka untuk siapa saja, selama dilakukan dengan niat yang tulus.
2. Bangun Silaturahmi dan Kepedulian Sosial
Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
Selain nilai spiritual, menyiapkan buka puasa dan sahur juga memiliki dampak sosial yang kuat. Berbagi makanan dengan tetangga, teman kerja, atau masyarakat sekitar dapat mempererat hubungan dan menumbuhkan rasa kebersamaan, terutama di lingkungan perkotaan yang cenderung individualis.
Aktivitas sederhana seperti mengirimkan makanan ke rumah tetangga atau berbagi sahur kepada yang membutuhkan sering kali menjadi jembatan silaturahmi yang memperhangat suasana Ramadan. Nilai kebersamaan inilah yang membuat bulan puasa terasa begitu istimewa dibanding bulan lainnya.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jangan Asal Ikut Tren! Teknologi AI Kini Bisa Bantu Kenali Kondisi Kulit Sebelum Beli Skincare
-
4 Air Cooler Sharp Termurah di Shopee, Daya Listrik Mulai 50 Watt
-
Wewangian Terinspirasi Musim Panas dari Timur Tengah, Sentuhan Segar yang Cocok untuk Iklim Tropis
-
Apa Itu Makeup Patchy? Ini 7 Penyebab dan Cara Mencegahnya agar Wajah Mulus
-
Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
-
Perempuan Desa Tak Lagi di Balik Layar, Kini Bisa Jadi Penggerak Ekonomi
-
4 Cushion Budget Friendly di Bawah Rp60 Ribu, Lebih Murah dari Viva Velvet Cushion
-
5 Sepatu Nike Vomero Plus yang Nyaman untuk Lari Jarak Jauh Andalan dr Tirta
-
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
-
Apresiasi Pelanggan Setia, Citilink Serahkan Hadiah Mobil Hybrid dan Tiket Gratis