- Bantal perlu dicuci untuk menghilangkan tumpukan kuman, debu, dan keringat yang memicu alergi.
- Sebelum mencuci, periksa label perawatan untuk memastikan jenis material bantal aman dibersihkan menggunakan mesin cuci.
- Gunakan detergen cair, jaga keseimbangan beban mesin, dan tambahkan bola tenis saat pengeringan agar bantal tetap empuk serta bersih.
Suara.com - Bantal adalah salah satu perlengkapan tidur yang paling sering mengumpulkan keringat, sel kulit mati, hingga debu dan tungau.
Jika tidak dicuci secara rutin (minimal 3-6 bulan sekali), bantal bisa menjadi sarang kuman dan memicu alergi.
Banyak orang ragu mencuci bantal di mesin cuci karena takut bentuk bantal menjadi menggumpal atau rusak. Padahal, dengan teknik yang tepat, bantal Anda bisa kembali bersih dan empuk seperti baru.
Berikut adalah panduan lengkap cara mencuci bantal di mesin cuci yang benar dan aman.
1. Cek Label Perawatan (Care Label)
Sebelum memasukkan bantal ke mesin cuci, langkah paling krusial adalah memeriksa label instruksi.
- Bantal Dacron/Silikon/Serat Poliester: Umumnya aman dicuci dengan mesin.
- Bantal Bulu Angsa (Down): Bisa dicuci mesin dengan putaran sangat lembut (delicate).
- Bantal Memory Foam atau Lateks: DILARANG dicuci di mesin cuci karena putaran mesin dapat menghancurkan struktur busanya. Bantal jenis ini cukup dibersihkan permukaannya saja.
2. Persiapan Sebelum Mencuci
Lepaskan sarung bantal dan pelindung bantal (pillow protector). Periksa apakah ada jahitan yang terbuka atau robek pada bantal. Jika ada, jahit terlebih dahulu agar isi bantal tidak keluar dan merusak mesin cuci Anda.
3. Masukkan Bantal Secara Seimbang
Baca Juga: 5 Mesin Cuci 2 Tabung Low Watt Kapasitas Besar, Harga Termurah Pas Buat Bed Cover
Tips utama agar mesin cuci tidak bergetar hebat adalah menjaga keseimbangan beban.
Mesin Cuci Bukaan Atas (Top Load): Masukkan dua bantal secara vertikal di sisi yang berlawanan.
Mesin Cuci Bukaan Depan (Front Load): Masukkan dua bantal sekaligus. Jangan mencuci satu bantal saja karena akan menyebabkan mesin tidak stabil saat proses spinning (pemerasan).
4. Gunakan Detergen Cair
Disarankan menggunakan detergen cair daripada detergen bubuk. Detergen bubuk sering kali meninggalkan residu putih di dalam serat bantal yang sulit dibilas. Gunakan secukupnya saja agar tidak terlalu banyak busa yang terjebak di dalam bantal.
5. Pilih Pengaturan Mesin yang Tepat
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo
-
Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang
-
BRI Sediakan Fasilitas Cicilan 0 Persen Hingga 12 Bulan di AZKO
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD
-
Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya
-
Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur
-
Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri
-
Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter