Suara.com - Bulan Ramadan selalu menjadi momen yang dinanti umat Muslim karena di dalamnya setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Bahkan menyiapkan buka puasa dan sahur pun menjadi kegiatan yang memiliki pahala.
Di balik rutinitas tersebut, terdapat keutamaan besar yang sering kali tidak disadari. Islam menempatkan aktivitas memberi makan orang yang berpuasa sebagai amal yang sangat mulia.
Lantas bagaimana sebenarnya pahala menyiapkan buka puasa dan sahur? Simak penjelasan berikut ini.
Pahala Menyiapkan Buka Puasa dan Sahur
1. Dapat Pahala Setara Orang Berpuasa
Salah satu keutamaan terbesar dari menyiapkan buka puasa adalah pahala yang setara dengan orang yang menjalankan puasa itu sendiri.
Dalam hadis riwayat Tirmidzi, disebutkan bahwa siapa pun yang memberi makan orang berbuka, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikit pun.
Menariknya, pahala ini tidak bergantung pada banyaknya makanan yang diberikan. Bahkan hidangan sederhana seperti air putih atau kurma tetap bernilai besar jika diberikan dengan niat ikhlas.
Hal ini menunjukkan bahwa siapa saja bisa ikut meraih pahala Ramadan tanpa harus memiliki kemampuan finansial besar.
2. Jadi Jalan Pengampunan Dosa
Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
Memberi makan orang yang berbuka puasa juga diyakini menjadi salah satu sebab turunnya ampunan dari Allah SWT. Saat Ramadan, pintu rahmat dibuka selebar-lebarnya, sehingga setiap amal kebajikan memiliki peluang besar untuk menjadi penghapus dosa.
Ketika seseorang menyiapkan hidangan dengan niat membantu sesama menjalankan ibadah, tindakan tersebut termasuk dalam sedekah yang penuh keberkahan.
Selain memberi manfaat langsung kepada penerima, amalan ini juga memperkuat rasa syukur dan empati dalam kehidupan sehari-hari.
3. Dapat Doa Malaikat dan Keberkahan Sahur
Sahur bukan sekadar makan sebelum imsak, tetapi juga sunnah yang dianjurkan karena mengandung keberkahan. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Allah dan para malaikat mendoakan orang-orang yang melaksanakan sahur.
Artinya, mereka yang menyiapkan makanan sahur juga ikut mengambil bagian dalam keberkahan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
5 Lipstik dengan Kandungan Serum untuk Melembapkan dan Mencerahkan Bibir
-
10 Fakta Film Pesta Babi, Ada Makna Simbolis di Baliknya
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan setelah Dimasak? Ini Ketentuan yang Benar dalam Islam
-
5 Rekomendasi Bedak Mengandung Salicylic Acid: Cocok untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
4 Moisturizer Serum untuk Atasi Flek dan Mencerahkan Tanpa Ribet
-
Fakta Sidang Isbat: Kenapa Idul Adha Bisa Kompak tapi Idul Fitri Beda Hari?
-
Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
-
Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Lipstik Wardah Shade Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bagus
-
7 Fakta Film Pesta Babi, Dokumenter Investigasi Konflik Agraria di Tanah Papua
-
Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei Besok Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri