Lifestyle / Food & Travel
Rabu, 18 Februari 2026 | 07:19 WIB
Ilustrasi sahur (Ist)
Baca 10 detik
  • Pilih karbohidrat kompleks agar kenyang lebih lama.
  • Tambahkan protein dan serat supaya energi stabil.
  • Hindari makanan asin dan terlalu manis agar tidak cepat haus dan lemas.

Serat dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian bekerja seperti spons di dalam pencernaan.

Serat membantu melambatkan proses penyerapan makanan sehingga rasa kenyang bertahan jauh lebih lama.

Selain itu, serat sangat baik untuk menjaga kadar gula darah agar tidak merosot tajam di siang hari.

4. Karbohidrat Kompleks

Dibandingkan nasi putih biasa, karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal adalah pilihan yang lebih cerdas.

Karbohidrat jenis ini melepaskan energi secara bertahap ke dalam aliran darah, sehingga tubuh mendapatkan suplai tenaga yang stabil sepanjang hari.

5. Lemak Sehat

Lemak baik dari alpukat, kacang-kacangan, atau minyak zaitun berperan sebagai cadangan energi jangka panjang.

Lemak sehat memberikan rasa puas pada lidah dan perut, sehingga keinginan untuk makan kembali bisa ditekan dengan lebih efektif.

Baca Juga: Arab Saudi Puasa Tanggal Berapa? Indonesia Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2026

Daftar Merah: Makanan yang Perlu Dihindari saat Sahur

Selain fokus pada nutrisi yang baik, penting juga untuk menjauhi jenis makanan tertentu yang justru bisa menjadi "bumerang" bagi stamina selama puasa.

Berikut adalah daftar asupan yang sebaiknya dikurangi atau dihindari.

1. Minuman Berkafein

Kopi atau teh memang nikmat, namun kafein bersifat diuretik yang memicu produksi urine lebih banyak.

Hal ini berisiko menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat dan memicu dehidrasi.

Load More