News / Nasional
Selasa, 17 Februari 2026 | 20:33 WIB
Salat tarawih perdana di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Selasa (17/2/2026). (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
  • Dua masjid di Yogyakarta, Kauman dan Jogokariyan, menggelar tarawih pertama pada Selasa (17/2/2026) memulai Ramadan 1447 H.
  • Keputusan awal puasa didasarkan Kalender Global Tunggal karena hilal telah terlihat di Alaska.
  • Masjid Jogokariyan menyiapkan 512 paket subsidi sahur dan menambah porsi buka puasa gratis tahun ini.

Suara.com - Dua masjid di Kota Yogyakarta, Masjid Gedhe Kauman dan Masjid Jogokariyan, resmi menggelar salat tarawih pertama pada Selasa (17/2/2026) malam ini. Pelaksanaan ibadah ini menandai dimulainya rangkaian bulan suci Ramadan 1447 Hijriah bagi jemaah di kedua wilayah tersebut.

Berdasarkan pantauan Suara.com di Masjid Gedhe Kauman, jemaah sudah mulai berdatangan sejak Selasa sore untuk menunaikan salat Maghrib. Meski gerimis, jemaah tetap berdatangan untuk mengikuti salat tarawih perdana kali ini.

Ketua Takmir Masjid Gedhe Kauman, Azman Latif, mengungkapkan bahwa pihaknya telah merampungkan seluruh persiapan teknis sejak jauh hari.

"Memang kita persiapan tanggal 18 itu awal Ramadan. Sehingga nanti insyaallah kita sudah mulai dengan salat tarawih dan besok pagi insyaallah kita sudah berpuasa," kata Azman ditemui di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Selasa malam.

Azman bilang keputusan ini didasarkan pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang dipedomani oleh Muhammadiyah. Ia menekankan pentingnya Islam memiliki kesatuan kalender internasional agar satu tanggal berlaku seragam di seluruh dunia.

Selain itu, berdasarkan perhitungan ahli, hilal di wilayah Alaska telah memenuhi kriteria visibilitas yang dipersyaratkan.

"Puasa tahun ini masuknya itu memang sudah memenuhi syarat karena sudah muncul hilal di Amerika, di Alaska dan hilal itu sudah bisa memenuhi syarat untuk bisa dilihat," ungkapnya.

Perbedaan Awal Puasa Jadi Keragaman

Mengenai adanya potensi perbedaan awal Ramadan di masyarakat, Azman menilai hal tersebut sebagai kekayaan keberagaman dan bukan suatu masalah besar.

Baca Juga: Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag

Ia berharap kedewasaan umat Islam dalam menyikapi perbedaan terus meningkat. Mengingat pengalaman serupa telah dilalui selama berpuluh-puluh tahun tanpa kendala berarti.

"Saya kira kita sudah berpuluh-puluh tahun punya pengalaman berbeda dan berpuluh-puluh tahun tidak ada masalah dengan perbedaan-perbedaan itu," tutur Azman.

"Saya pikir kok semakin lama kita itu mestinya memang harus semakin dewasa. Wong dulu aja nggak apa-apa apalagi sekarang," tegasnya kembali," imbuhnya.

Masjid Jogokariyan Sudah Siapkan Subsidi Sahur

Salat tarawih perdana di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Selasa (17/2/2026). (Suara.com/Hiskia)

Selain Masjid Gedhe Kauman, ada pula Masjid Jogokariyan yang melaksanakan salat tarawih pada malam ini.

Takmir Masjid Jogokariyan, Gitta Welly Ariadi, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan subsidi sahur berupa sembako dan dana bagi ratusan warga kurang mampu di sekitar wilayah Jogokariyan. Hal ini bertujuan agar jemaah memiliki bekal yang cukup saat memasuki bulan suci Ramadan.

"Tadi malam sudah kita bagikan subsidi sahur. Ada 512 paket untuk warga Jogokariyan dan sekitarnya yang tidak mampu," kata Welly.

Gitta memperkirakan jemaah yang akan hadir pada salat tarawih perdana ini akan memenuhi seluruh bangunan utama masjid. Bahkan berpotensi meluber hingga ke jalan raya jika cuaca cerah.

"Biasanya kalau pertama itu malah penuh. Sampai nggelar di jalan biasanya. Ya mudah-mudahan aja nggak hujan," tandasnya.

Selain bantuan pangan, Masjid Jogokariyan turut menambah kapasitas lapak UMKM dalam pasar sore Kampung Ramadan Jogokariyan (KRJ). Selain itu ada pula penambahan porsi menu buka puasa gratis dibandingkan tahun sebelumnya untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.

"Kalau untuk buka puasanya tahun lalu minimal 3.500 kalau sekarang minimal 3.800. Ya setiap tahun insyaallah ditambah kan, asline kan kalau langsung banyak kan kita juga glagepan tapi kalau nambah dikit-dikit kan artinya sudah sambil latihan gitu," tuturnya.

Load More