Lifestyle / Komunitas
Rabu, 18 Februari 2026 | 13:36 WIB
Ilustrasi penderita diabetes memeriksa gula darah. (Foto oleh PhotoMIX Company dari Pexels)
Baca 10 detik
  • Perubahan pola makan dan metabolisme selama belasan jam menuntut kesiapan fisik penderita diabetes.
  • Namun bukan berarti penderita diabetes tak bisa optimal berpuasa sebulan penuh.
  • Pemilihan jenis karbohidrat yang lebih selektif jadi kunci. 

Merujuk pada konsensus yang diterbitkan oleh International Diabetes Federation (IDF), penderita diabetes wajib segera berbuka jika:

  • Kadar gula darah berada di bawah 70 mg/dL (Hipoglikemia).
  • Kadar gula darah berada di atas 300 mg/dL (Hiperglikemia).
  • Muncul gejala pusing hebat, keringat dingin, gemetar, atau kebingungan (disorientasi).

Puasa bagi penderita diabetes bukanlah hal yang mustahil, namun memerlukan disiplin tinggi dan perencanaan medis yang matang.

Dengan konsultasi dokter yang tepat, pemantauan gula darah yang disiplin, dan pengaturan nutrisi yang bijak, penderita tetap dapat meraih keberkahan Ramadan tanpa harus mengorbankan kesehatan.

Load More