- Sidang isbat menetapkan awal Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
- Menjelang puasa, perempuan Muslim kerap mempertanyakan soal haid yang membuat puasa harus ditinggalkan sementara.
- Obat penunda haid kini banyak digunakan, namun muncul pertanyaan tentang hukum meminumnya agar bisa puasa penuh menurut ulama.
"Jadi, kalau memang menurut dokter tidak membahayakan, boleh boleh saja. Biarpun bukan sesuatu yang terbaik," pungkasnya.
Keterangan hampir serupa disampaikan oleh Ustaz Abdul Somad dalam kajian tahun 2023 lalu. Namun, ulama yang akrab disapa UAS itu lebih tegas dengan menyebut bahwa obat penunda haid hanya boleh dikonsumsi dalam keadaan darurat, seperti ibadah umrah atau haji.
"Ulama hanya membolehkan minum pil penunda menstruasi pada haji dan umrah. Karena daruratnya tingkat tinggi," buka Ustaz Abdul Somad dengan tegas, dilansir dari YouTube Bersanad.
"Adapun perempuan yang normal yang sehat, maka dia ikuti saja fitrahnya sebagai perempuan. Dia tidak puasa tujuh hari karena berhalangan di bulan Ramadan, nanti dia ganti di luar Ramadan," imbuhnya.
Jadi itulah penjelasan Buya Yahya dan Ustaz Abdul Somad tentang hukum minum obat penunda haid agar bisa menjalankan puasa Ramadan sebulan penuh. Wallahu a'lam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi