Perspektif Etika dan Tujuan Puasa
Tujuan utama puasa adalah membentuk takwa dan pengendalian diri. Dalam konteks ini, menonton mukbang saat puasa bisa bertentangan dengan hikmah puasa, karena:
- Sengaja memancing nafsu makan
- Tidak menjaga kesederhanaan
- Menghilangkan esensi menahan diri
Ibaratnya, puasa bukan hanya "tidak makan", tetapi juga tidak mencari-cari rangsangan yang membuat ingin makan.
Kapan Menonton Mukbang Menjadi Tidak Dianjurkan?
Menonton mukbang saat puasa menjadi tidak dianjurkan jika:
- Dilakukan dengan sengaja untuk memuaskan keinginan makan
- Menimbulkan khayalan berlebihan tentang makanan
- Membuat malas beribadah
- Mengganggu ketenangan hati dan pikiran
Dalam kondisi ini, meski puasa tidak batal, sikap tersebut bertentangan dengan adab berpuasa.
Alternatif Konten yang Lebih Bermanfaat saat Puasa
Daripada menonton mukbang, ada banyak konten yang lebih sejalan dengan semangat puasa, seperti:
- Konten edukasi ringan
- Kajian singkat atau motivasi Ramadan
- Konten self-improvement
- Video memasak yang bersifat persiapan berbuka (secukupnya)
Dengan begitu, waktu puasa tetap produktif dan bernilai ibadah.
Baca Juga: Apakah Sikat Gigi Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
Hukum nonton konten mukbang saat puasa tidak membatalkan puasa secara fiqih, selama tidak disertai perbuatan yang membatalkan seperti makan atau minum. Namun, kebiasaan ini bisa mengurangi pahala puasa jika menimbulkan hawa nafsu, keluhan, dan menghilangkan esensi pengendalian diri.
Puasa bukan hanya soal sah atau batal, tetapi juga soal kualitas ibadah. Menjaga pandangan dan kebiasaan selama puasa adalah bagian dari upaya meraih pahala yang lebih sempurna.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan
-
Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra
-
Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet
-
Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari
-
Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik