- Transjakarta dan KAI Commuter merilis kebijakan kenyamanan berbuka puasa bagi penumpang selama Ramadan.
- Transjakarta izinkan makan ringan dan air 10 menit pasca-Magrib; KAI Commuter beri kelonggaran hingga satu jam.
- KAI Commuter izinkan air mineral, kurma, roti, namun larang makanan beraroma menyengat di dalam gerbong.
Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dan KAI Commuter resmi merilis kebijakan khusus bagi para pelancong yang menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.
Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan keluwesan serta kenyamanan bagi masyarakat yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.
Untuk layanan Transjakarta, pelanggan diperbolehkan membatalkan puasa menggunakan air minum maupun makanan ringan di dalam bus.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan bahwa kebijakan ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pelanggan.
"Kami ingin memastikan pelanggan tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, termasuk saat waktu berbuka tiba di tengah perjalanan. Tentunya, kami juga mengajak pelanggan untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama,” ujar Ayu dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).
Durasi waktu yang diberikan untuk makan dan minum di dalam armada Transjakarta adalah maksimal 10 menit setelah berkumandangnya azan Magrib.
Pelanggan juga dapat menuju area ritel yang tersedia di sejumlah halte Transjakarta untuk membeli penganan berbuka puasa.
Sementara itu, operator KAI Commuter juga menerapkan aturan serupa dengan spesifikasi jenis konsumsi yang lebih mendetail bagi para penggunanya.
Penumpang KRL diperkenankan mengonsumsi air mineral dalam kemasan atau tumbler, buah kurma, serta makanan ringan seperti roti di dalam gerbong.
Baca Juga: 3 Doa Buka Puasa Ramadan Shahih, Kapan Waktu Mustajab Membacanya?
Namun, pengelola melarang keras penumpang menyantap nasi dengan lauk-pauk, makanan siap saji, maupun kuliner yang menebar aroma menyengat.
Minuman seperti kopi, soda, sirup, hingga es buah juga masuk dalam daftar larangan demi menjaga ketertiban serta keasrian di dalam kereta.
Berbeda dengan Transjakarta, batas waktu untuk membatalkan puasa di atas KRL diberikan kelonggaran hingga satu jam setelah waktu berbuka tiba.
Guna mempermudah akses air minum, KAI Commuter menyediakan fasilitas water station gratis di area stasiun bagi penumpang yang membawa wadah minum sendiri.
"Mari kita jalankan ibadah puasa dengan penuh hikmah dan saling menghormati sesama pengguna Commuter Line," bunyi pernyataan resmi mereka di akun media sosialnya.
Kedua operator transportasi massal ini kompak mengimbau seluruh pengguna untuk senantiasa menjaga higienitas dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK