Lifestyle / Komunitas
Selasa, 03 Maret 2026 | 14:07 WIB
Nuzulul Qur'an

Suara.com - Nuzulul Quran merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang selalu diperingati setiap bulan Ramadan. Istilah ini sering kita dengar ketika memasuki pertengahan Ramadan, khususnya pada malam ke-17. Bagi umat Islam, Nuzulul Quran bukan sekadar momen seremonial, melainkan pengingat akan turunnya petunjuk hidup yang menjadi pedoman sepanjang zaman, yaitu Al-Quran.

Peristiwa ini memiliki makna yang sangat mendalam karena menjadi awal turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.

Turunnya Al-Quran menandai dimulainya masa kenabian dan menjadi titik perubahan besar dalam peradaban manusia. Dari masyarakat yang hidup dalam kegelapan moral dan penyimpangan akidah, Islam hadir membawa cahaya kebenaran dan tuntunan hidup yang jelas.

Oleh karena itu, memahami makna Nuzulul Quran akan membantu kita tidak hanya mengenang sejarahnya, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Apa Itu Nuzulul Quran?

Secara bahasa, “nuzul” berarti turun, sedangkan “Quran” adalah kitab suci umat Islam. Dengan demikian, Nuzulul Quran berarti peristiwa turunnya Al-Quran. Peristiwa ini merujuk pada turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira melalui Malaikat Jibril.

Wahyu pertama yang turun adalah Surah Al-‘Alaq ayat 1-5, yang berbunyi:

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan...” (QS. Al-‘Alaq: 1)

Peristiwa ini terjadi ketika Nabi Muhammad SAW sedang berkhalwat atau menyendiri di Gua Hira untuk merenungi keadaan masyarakat Arab saat itu.

Baca Juga: Cara Atur Jam Minum Obat 3 Kali Sehari saat Puasa: Dosis Aman, Ibadah Tetap Nyaman

Kapan Terjadi Nuzulul Quran?

Mayoritas ulama berpendapat bahwa Nuzulul Quran terjadi pada malam 17 Ramadan. Pendapat ini didasarkan pada firman Allah dalam Surah Al-Anfal ayat 41 yang menyebutkan “yaumul furqan” (hari pembeda), yang oleh sebagian ulama dikaitkan dengan peristiwa turunnya Al-Quran.

Selain itu, dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 disebutkan:

Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia…”

Ayat ini menegaskan bahwa Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadan. Sedangkan dalam Surah Al-Qadr ayat 1 dijelaskan bahwa Al-Quran diturunkan pada malam Lailatul Qadar.

Para ulama menjelaskan bahwa Al-Quran diturunkan secara keseluruhan dari Lauhul Mahfuz ke langit dunia pada malam Lailatul Qadar, kemudian diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW selama kurang lebih 23 tahun.

Peristiwa yang Terjadi Saat Nuzulul Quran

Peristiwa Nuzulul Quran diawali dengan datangnya Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Saat itu, Malaikat Jibril memerintahkan Nabi untuk membaca (Iqra’). Nabi yang tidak dapat membaca menjawab bahwa beliau tidak bisa membaca.

Perintah tersebut diulang hingga tiga kali, kemudian Jibril membacakan lima ayat pertama Surah Al-‘Alaq.

Peristiwa ini menandai dimulainya risalah kenabian. Sejak saat itu, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu secara bertahap untuk disampaikan kepada umat manusia.

Amalan yang Disunahkan Saat Nuzulul Quran

Tidak terdapat amalan khusus yang secara spesifik diperintahkan hanya pada malam Nuzulul Quran. Namun, karena peristiwa ini terjadi di bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, terutama yang berkaitan dengan Al-Quran.

Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain:

  • Membaca Al-Quran (Tadarus)
  • Memperbanyak Salat Malam
  • Berzikir dan Berdoa
  • Menghadiri Kajian atau Mendengarkan Ceramah

Hadis dan Ayat Al-Quran tentang Nuzulul Quran

Selain ayat-ayat yang telah disebutkan, terdapat pula hadis yang menjelaskan tentang turunnya wahyu pertama. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Aisyah RA menceritakan bagaimana awal mula turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Hadis tersebut menjelaskan bahwa wahyu pertama yang diterima adalah Surah Al-‘Alaq ayat 1-5.

Beberapa ayat Al-Quran yang membahas tentang turunnya Al-Quran antara lain :

  • QS. Al-Baqarah: 185
  • QS. Al-Qadr: 1
  • QS. Ad-Dukhan: 3

Dalam Surah Ad-Dukhan ayat 3 disebutkan:

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi…”

Ayat ini semakin menegaskan kemuliaan malam diturunkannya Al-Quran.

Hikmah Nuzulul Quran

Peristiwa Nuzulul Quran mengandung banyak hikmah bagi umat Islam. Pertama, Al-Quran menjadi pedoman hidup yang membimbing manusia menuju jalan yang benar. Tanpa petunjuk tersebut, manusia mudah terjerumus dalam kesesatan.

Kedua, turunnya Al-Quran secara bertahap menunjukkan bahwa Islam memperhatikan kondisi sosial dan psikologis umatnya. Setiap ayat turun sesuai dengan kebutuhan dan peristiwa yang terjadi saat itu.

Ketiga, Nuzulul Quran mengajarkan pentingnya membaca dan menuntut ilmu. Wahyu pertama yang berbunyi “Iqra’” menegaskan bahwa Islam sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan.

Keempat, peringatan Nuzulul Quran menjadi momentum untuk memperbaiki hubungan dengan Al-Quran. Tidak hanya membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor : Dea Nabila

Load More