Suara.com - Pemimpin politik Israel semakin mengalihkan perhatian mereka ke kekuatan regional lainnya yakni Turki, yang menandakan kemungkinan pencarian saingan strategis baru bahkan pada saat ketegangan dengan Teheran masih tinggi.
Mantan Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, yang secara luas diperkirakan akan maju dalam pemilihan tahun ini, pekan lalu secara terbuka menyebut Turki sebagai ancaman bagi Israel, menuduh Ankara bersekutu dengan blok regional yang bermusuhan.
Berbicara dalam sebuah konferensi, Bennett memperingatkan bahwa Israel tidak boleh "mengabaikan" Turki dan menggambarkannya sebagai bagian dari poros regional "yang mirip dengan poros Iran".
Ia juga menambahkan bahwa Israel harus bertindak secara bersamaan melawan ancaman dari Teheran dan Ankara.
Meskipun Iran telah lama menjadi musuh utama Israel, Turki telah muncul sebagai sasaran kritik yang sering dilontarkan karena Ankara mengecam keras tindakan Israel terhadap Palestina dan perang genosida di Gaza, sementara juga memperkuat hubungan dengan kekuatan regional seperti Arab Saudi dan Mesir.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperkuat narasi ini pada hari Minggu, mengumumkan rencana untuk membangun "segi enam" aliansi baru yang bertujuan untuk melawan apa yang ia sebut sebagai "poros Sunni yang sedang muncul".
Saat mengkonfirmasi kunjungan mendatang Perdana Menteri India Narendra Modi, Netanyahu mengatakan blok yang diusulkan akan mencakup negara-negara seperti Yunani dan pemerintahan Siprus Yunani, yang keduanya memiliki hubungan yang tegang dengan Turki.
Hubungan Israel-Turki
Hubungan Israel-Turki sangat berbeda dari permusuhan Israel terhadap Iran. Kedua negara memiliki hubungan pragmatis selama beberapa dekade dan Turki adalah anggota NATO.
Baca Juga: 2 Kapal Tanker Pertamina Terjebak Perang Iran vs AS - Israel, Stok BBM Nasional Cuma Aman 20 Hari?
Hubungan memburuk secara signifikan setelah serangan Israel pada tahun 2010 terhadap armada yang menuju Gaza yang menewaskan 10 aktivis Turki dan semakin memburuk di bawah Presiden Recep Tayyip Erdogan, seorang kritikus vokal terhadap Israel.
Namun, para analis berpendapat bahwa menyamakan Ankara dengan Teheran adalah pernyataan yang berlebihan. Pinkas mencatat bahwa Turki tidak pernah menyangkal hak Israel untuk eksis atau mengancam kehancurannya, dan menyebut perbandingan antara kedua negara itu "konyol."
Ini bukan lagi sekadar pertunjukan diplomatik untuk konsumsi domestik. Turki secara sistematis telah membangun infrastruktur permusuhan, menyediakan tempat perlindungan dan pendanaan bagi kepemimpinan Hamas sambil memberlakukan embargo perdagangan total yang bertujuan untuk mencekik ekonomi Israel.
Tanggapan Israel pun sama blak-blakannya. Tokoh-tokoh seperti Itamar Ben-Gvir telah lama mengkategorikan kepemimpinan Turki sebagai "musuh", bahkan menurut mantan Perdana Menteri Naftali Bennett, sebagai "ancaman eksistensial".
Adapun para perencana strategis IDF, mereka sekarang memandang Turki bukan sebagai aset NATO, tetapi sebagai sumber gejolak regional yang mencerminkan model perang proksi Iran.
Karena Turki baru-baru ini bertindak sebagai perisai diplomatik dan logistik bagi para Mullah, keadaan hanya semakin memburuk.
Berita Terkait
-
2 Kapal Tanker Pertamina Terjebak Perang Iran vs AS - Israel, Stok BBM Nasional Cuma Aman 20 Hari?
-
Viral Warganet Temukan Rudal Sudah Siaga di Jawa Timur, Benarkah?
-
Ancaman Iran di Selat Hormuz: Harga Minyak Dunia di Ambang Krisis
-
Di Mana Rusia dan China Saat AS-Israel Gempur Iran?
-
Suara Rakyat Indonesia Atas Serangan AS-Israel yang Guncang Iran
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Bukan Lokal, Harga Emas di Nevalla Bullion Pertahankan Rujukan Internasional
-
5 Pelembap Terbaik untuk Kulit Kering dan Sensitif, Bikin Wajah Sehat dan Bebas Dehidrasi
-
Bagaimana Mekanisme dan Dasar Regulasi Pencairan Dana Hibah Rp15 Miliar KONI Makassar?
-
Viral Penipuan Berkedok 'Program Treasury BRI', Manajemen Minta Warga Waspada
-
Cara Nonton Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Live di TVRI dan Streaming Resmi
-
Indonesia di Persimpangan: Menghindari Jebakan Stagnasi Ekonomi
-
Spanyol Mulai Psywar Jelang Final Piala Dunia 2026, Wasit Lawan Argentina Diminta Tak Lembek
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
-
Shin Tae-yong Angkat Tangan Soal Nasib Andritany Ardhiyasa Bersama Persija
-
Mulai Rp2 Jutaan! Ini 5 HP Snapdragon dengan Kamera OIS Terbaik