-
Vidi Aldiano sempat menjalani rawat inap 10 hari akibat komplikasi pneumonia.
-
Kanker ginjal menurunkan imunitas tubuh sehingga infeksi paru menjadi sangat fatal.
-
Waspadai gejala sesak napas dan batuk berdahak pada pasien berisiko tinggi.
Suara.com - Sebulan sebelum dikabarkan meninggal dunia pada 7 Maret 2026, penyanyi Vidi Aldiano ternyata sempat berjuang melawan komplikasi paru-paru.
Hal ini terungkap dari pesan singkat antara Vidi Aldiano pada 9 Februari 2026 yang lalu yang diunggah di Instagram Daniel Mananta.
Dalam pesan tersebut, pelantun "Status Palsu" ini mengabarkan baru saja pulang setelah menjalani rawat inap selama 10 hari akibat pneumonia.
Vidi mengaku kondisinya harus benar-benar steril, bahkan ia sebenarnya belum diizinkan pulang oleh dokter tetapi dirinya sudah merasa jenuh terus berada di rumah sakit.
"Aku baru bangeet balik ke rumah nih after 10 days of opname. Masih harus steril karena pneumonia," pesan Vidi Aldiano pada Daniel Mananta yang menanyakan kabarnya.
Hubungan Fatal Kanker Ginjal dan Pneumonia
Bagi masyarakat awam, pneumonia mungkin terdengar seperti infeksi paru biasa. Namun, bagi pasien dengan gangguan ginjal kronis atau kanker ginjal stadium lanjut, pneumonia adalah ancaman nyawa yang sangat serius.
Kanker ginjal menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun drastis (imunosupresi). Kondisi ini membuat tubuh kesulitan melawan bakteri atau virus.
Selain itu, gangguan fungsi ginjal dapat memicu penumpukan racun dalam darah (uremia) yang mengganggu kerja sel darah putih, sehingga infeksi paru lebih mudah masuk dan berkembang menjadi parah.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Rental Mobil Tepercaya di Jogja untuk Mudik dan Liburan, Bisa Lepas Kunci
Mengapa Lebih Mematikan daripada Penyakit Lain?
Penelitian menunjukkan bahwa risiko pneumonia pada pasien ginjal jauh lebih tinggi dibandingkan penderita diabetes atau penyakit paru lainnya.
Pasien dengan gangguan ginjal memiliki risiko dirawat inap akibat pneumonia 2,17 kali lebih tinggi dibandingkan orang sehat.
Beberapa faktor yang membuat kondisi ini fatal antara lain:
- Imunitas yang Lumpuh: Kanker dan uremia merusak monosit serta limfosit T dan B yang berfungsi sebagai pasukan pertahanan tubuh.
- Bakteri Kebal Obat: Pasien kanker sering kali terinfeksi bakteri multiresisten (MDR) seperti Acinetobacter baumannii. Bakteri ini kebal terhadap berbagai jenis antibiotik, sehingga pengobatannya sangat sulit.
- Komplikasi Ginjal Akut: Pneumonia berat dapat memicu syok septik yang menyebabkan ginjal kekurangan oksigen, memperparah kondisi gagal ginjal yang sudah ada.
Waspadai Gejala Pneumonia pada Pasien Berisiko
Gejala pneumonia pada pasien kanker sering kali muncul lebih intens dan memerlukan observasi ketat. Segera hubungi dokter jika muncul tanda-tanda berikut ini:
- Demam tinggi disertai menggigil.
- Batuk berdahak kental, bahkan terkadang bercampur darah.
- Sesak napas hebat dan napas pendek terengah-engah.
- Nyeri dada yang tajam saat menarik napas.
- Kelelahan ekstrem dan penurunan kesadaran (terutama pada pasien lemah).
Berita Terkait
-
Janji Haji Bareng Vidi Aldiano, Yura Yunita Langsung Terbang dari Madinah Demi Hadiri Pemakaman
-
Isak Tangis Keluarga dan Sahabat Iringi Pemakaman Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal di Bulan Ramadan dan Momen Nuzulul Quran, Apa Maknanya?
-
Usai Saksikan Napas Terakhir Vidi Aldiano, Nadin Amizah Tetap Hibur Penonton Sambil Tahan Tangis
-
Kisah Cinta Vidi Aldiano dan Sheila Dara yang Dipisahkan oleh Maut
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun